#mudik#lebaran

Panas dan Hujan Tidak Surutkan Semangat Pemudik untuk Sampai ke Kampung Halaman

Panas dan Hujan Tidak Surutkan Semangat Pemudik untuk Sampai ke Kampung Halaman
Ratusan pemudik asal Pulau Jawa yang singgah di rumah-rumah warga di pinggir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) untuk berteduh akibat curah hujan, Sabtu, 30 April 2022. (Lampost.co/Rustam Efendi)


Kalianda (Lampost.co) -- Mudik Idulfitri 2022 menjadi momen paling bahagia bagi para pejuang di tanah rantau. Pasalnya, tak sedikit pemudik ini memendam rasa kangen untuk berkumpul dengan keluarga di masa Lebaran usai wabah covid-19 melanda.

Selama dua tahun sebelumnya, warga diimbau oleh pemerintah untuk tidak melakukan perjalanan mudik. Menyambut Lebaran 2022, pemerintah akhirnya telah memberikan kelonggaran terhadap persyaratan perjalanan mudik, sehingga pelonggaran tersebut pun disambut bahagia oleh para perantau.

Warga tidak ingin menghilangkan momen yang ditunggu-tunggu warga sejak dua tahun lamanya. Warga berbondong-bondong dengan menggunakan berbagai macam kendaraan dengan sejumlah barang bawaan untuk pulang ke kampung halaman dengan tujuan ingin berkumpul dengan keluarga di hari Lebaran.

Ribuan pemudik motor turun dari kapal feri di Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan. Terlihat para pemudik dari Jawa itu merasa lega karena dapat kembali melihat tanah Sumatera.

Rasa senang itu dirasakan oleh salah satu pemudik motor, Sugianto (38). Dia bersama istri dan satu anaknya, tidak mempedulikan panasnya terik matahari dan derasnya hujan. Yang ada dalam pikiran keluarga kecil ini secepatnya sampai di kampung halaman.

"Saya dan istri bekerja sebagai karyawan di salah satu pabrik sepatu di Tangerang. Kami sudah kangen kampung halaman karena sudah dua tahun tidak mudik. Di perjalanan memang banyak tantangannya terutama pengendara motor seperti kami, mau panas ataupun hujan ya tetap jalan. Kecuali kalau hujan yang terlalu deras karena kami juga harus memikirkan kondisi anak," katanya.

Sugianto berharap covid-19 tidak ada lagi di Indonesia sehingga tidak ada lagi larangan mudik. 

"Semoga korona tidak kembali biar kami bisa seperti dulu lagi merayakan Lebaran di kampung dan kumpul dengan keluarga" harapnya.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait