#politik#pilkada#pan

PAN Lampung Godok Nama Capres 2024

PAN Lampung Godok Nama Capres 2024
Rakerwil II PAN Lampung. Lampost.co/Asrul Septian


Bandar Lampung (Lampost.co): DPW PAN Lampung menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) II di Hotel Emersia, Sabtu, 30 Juli 2022. Rakerwil diikuti 106 peserta dari perwakilan fraksi DPW dan DPD PAN kabupaten/kota sebagai peninjau.

Ketua DPW PAN Lampung Irham Jafan Lan Putra mengatakan Rakerwil II ini merupakan evaluasi kerja tahun lalu dalam merencanakan program kerja ke depan. Namun, Rakerwil Ini lebih spesifik, karena memasuki tahun politik yakni tahapan Pemilu 2024. 

"Produk Rakerwil II membuat progja strategi pemenangan pemilu, persiapan caleg, kesiapan saksi, hingga usulan bakal calon presiden pada Pemilu 2024," katanya.

Sementara, Ketua DPP PAN Tutur Sutikno mengatakan Rakerwil merupakan pengusungan nama bakal capres dari Rakerwil yang sifatnya bottom up dari bawah. Dari beberapa Rakerda dan Rakerwil PAN di tiap daerah memunculkan lima sampai delapan nama.

"Sepanjang sejarah PAN, belum pernah ada buka penjaringan (bakal capres) secara terbuka, dan rata-rata (Rakerwil dan Rakerda) mengusung beberapa nama, seperti Ketum PAN Zulkifli Hasan, Erick Thohir (Menteri BUMN), Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa TengaH), Anies Baswedan (Gubernur Jawa Tengah), dan Ridwan Kamil (Gubernur Jawa Barat). Walau ada beberapa nama juga muncul meski tak banyak seperti Indah Kofifah (Gubernur Jawa Timur) dan Jenderal Andhika Perkasa (Panglima TNI)," ujarnya.  

Lanjut Tutur, nantinya hasil Rakerwil di tiap provinsi akan dibawa ke Rakernas PAN yang akan digelar pada 26-28 Agustus mendatang. Selain membahas bakal capres yang akan diusung, pada Rakernas nanti PAN juga menargetkan kenaikan jumlah kursi parlemen di Senayan.

"Kami target kursi DPR RI, dari yang saat ini 44, minimal kami target 60," katanya.

Pada Rakerwil tersebut juga diberikan materi terkait tranformasi media dan kampanye pemilu yang diisi Pemimpin Redaksi dan Penanggung Jawab Lampung Post, Iskandar Zulkarnain.

Dalam pemaparannya, Iskandar Zulkarnain mengatakan kader PAN harus bisa memanfaatkan kecanggihan dan kemajuan dunia digital. "Karena dunia digital nanti akan diakses oleh anak muda dan PAN sebagai partai yang menargetkan kalangan milenial yang nantinya berpartisipasi dalam Pemilu 2024," ujarnya.

Apalagi, menurut Iskandar, pengguna media sosial mencapai 191 juta atau setara 69% populasi masyarakat Indonesia. "Jadi  kader PAN nanti bisa langsung memosting memviralkan dirinya, bisa masuk sampai pedesaan," ujar Iskandar.

Lanjut, Iskandar, jelang Pemilu 2024 nanti dipastikan pertumbuhan penggunaan media sosiasl khususnya dalam kampanye akan menigkat berkali lipat. Karenanya, dalam penggunaan kampanye via media mainstream seperti, cetak, online, dan elektronik, tentu tunduk kepada UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers. Sedangkan, penggunaan media sosial dalam kampanye nantinya tidak dipayungi UU Pers.

Pemateri lainnya, yakni Ketua KPU Provinsi Lampung, Erwan Bustami, memaparkan kepada peserta Rakerwil terkait PKPU 3 dan 4 tentang tahapan Pemilu serta jumlah syarat minimal keanggotaan yang telah ditetapkan hingga proses verifkasi adminstrasi dan faktual.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait