#uuite#pornografi#hukum

Pamer Alat Kemaluan Saat Video Call, Pemuda Dijerat UU ITE

Pamer Alat Kemaluan Saat Video Call, Pemuda Dijerat UU ITE
Pelaku yang unggak konten ponoografi diamankan jajaran Polres Way Kanan dengan UU ITE. (Foto:Dok.Polres)


Way Kanan (Lampost.co)--Seorang pemuda berinisial M alias Udin (27) warga Dusun Way Halom, Kampung Way Halom, Kecamatan Talangpadang, Kabupaten Tanggamus, dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dikarenakan pamer alat kemaluan saat video call.

Udin diamankan Polres Way Kanan karena diduga melakukan kejahatan Cyber Crime, kata Kapolres Way Kanan AKBP Tedy Rachesna, melalui Kasat Reskrim AKP Andre Try Putra, Minggu, 12 Juni 2022.

AKP Andre Try Putra, menjelaskan kronologis kejadian berawal pada hari Sabtu, 14 Mei 2022 pukul 18:30 WIB, telah terjadi tindak pidana tentang ITE, di Kampung Tanjungratu, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Way Kanan.

Saat itu TE menerima pesan aplikasi WhatsApp di handphone dari pengirim tidak dikenal dengan nomor 0857836XXXXX dan 0813244XXXXX.

Setelah dilihat pesan tersebut berupa video dimana istri dari TE sedang video call dengan seorang pria sambil memperlihatkan alat kemaluanya masing-masing. Atas kejadian itu, membuat TE tidak terima dan melaporkannya ke Polres Way Kanan.

Sementara itu, untuk kronologis penangkapan terjadi pada hari Kamis, 9 Juni 2022 pukul 14:00 WIB, Unit Tipiter Satreskrim Polres Way Kanan mendapatkan informas dari masyarakat tentang keberadaan tersangka di jalan raya Desa Way Dadi, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung.

Petugas yang menerima informasi, langsung melakukan penyelidikan dan langsung meringkus Udin tanpa perlawanan dan membawanya ke Polres Way Kanan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku dapat dikenakan pasal 4 ayat 1 Jo Pasal 29 UURI NO 44 tahun 2008, atau pasal 45 ayat (1) Jo pasal 27 ayat (1) UURI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UURI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara, ungkapnya.


EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait