#LELANGPROYEK#BERITALAMSEL

Paket Proyek Lamsel yang Selesai Dilelang 50 Persen 

Paket Proyek Lamsel yang Selesai Dilelang 50 Persen 
Ilustrasi: Dok


Kalianda (Lampost.co) -- Hingga kini baru 21 paket proyek atau 50 persen dari 42 paket proyek yang dilelang (tender,red) selesai dilelang oleh Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa (BLPBJ) Setkab Lampung Selatan. Hal itu dikatakan Kepala BLPBJ Setkab Lampung Selatan, Dirgantara.

Menurutnya, dari 42 paket proyek (pekerjaan) yang ditenderkan 21 paket telah selesai atau memiliki pemenang. Sementara,  sisanya atau sebanyak 21 paket pekerjaan sedang berjalan/proses tender.

"Jadi, dari Januari- awal Juni 2021 ini, yang ditenderkan total ada 42 paket. 50 persen selesai tender, 50 persen lagi sedang berjalan," ujar Dirgantara di ruang kerja, Jumat, 4 Juni 2021. 

Dia menjelaskan, untuk paket-paket yang ditenderkan itu berasal dari Badan Penanggulangan  Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR), Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dalduk-KB) dan Dinas Pendidikan.

Dirgantara memerinci, untuk Dinas PU-PR Lampung Selatan paket pekerjaan berupa jalan, irigasi, dan Sistem Penyediaan Air Minum  (SPAM).  Sedangkan, Dinas Pendidikan antara lain laboratorium, perpustakaan dan ruang UKS. Sementara itu, untuk paket yang ditenderkan dari Dinas Kesehatan berupa Instalansi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) dan dari Disdalduk-KB yakni untuk pembangunan gudang alat kotrasepsi.

"Kalau tender paket pekerjaan dari BPBD itu untuk fasilitas umum (fasum) di Hunian Tetap (Huntap) masyarakat korban tsunami,"jelasnya. 

Dirgantara juga menyebutkan, nilai paket pekerjaan yang ditenderkan antara Rp250 juta-Rp6 miliar. "Ya bervariasi nilainya dari Rp250 juta hingga Rp6 miliar lebih,"katanya. 

Disinggung berapa paket proyek seluruhnya di Lampung Selatan, Dirgantara, mengaku tidak tahu. Karena adanya di masing - masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

"Kami tahunya pihak OPD telah mengajukan untuk dilakukan tender. Semestinya, tiap OPD yang memiliki rencana pekerjaan terutama pekerjaan fisik, wajib menampilkan jenis pekerjaan di Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE). Meskipun, hal itu baru rencana. Tapi, hal tersebut tidak dilakukan oleh OPD,"tegasnya.  

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait