#pakogah

Pak Ogah di Lamteng Disebut Meresahkan, Memaki dan Memukul Pengendara

Pak Ogah di Lamteng Disebut Meresahkan, Memaki dan Memukul Pengendara
Polsek Gunung Sugih menertibkan JS saat beraktivitas menjadi Pak Ogah di Simpang Tiga Seputihjaya. Foto Dok Polsek


Gunungsugih (Lampost.co) -- Pengendara yang melintasi jalan lintas Sumatra, simpang tiga SPBU Seputih Jaya, Lampung Tengah, meresahkan adanya aktivitas yang kerap disebut Pak Ogah. 

Kegiatan sekelompok orang itu memintai uang kepada pengendara yang melintas. Jika tidak diberi, Pak Ogah mencaci maki pengendara hingga memukul kendaraan. Hal tersebut pun sempat viral di media sosial. Untuk itu, Polsek Gunung Sugih akhirnya menertibkan kegiatan Pak Ogah tersebut. 

"Para sopir resah terkait adanya Pak Ogah Simpang Tiga Seputihjaya. Mereka kerap memaksa, apabila tidak diberi uang, mencaci maki pengendara hingga memukul body kendaraan," kata Kapolsek Gunung Sugih, AKP Wawan Budiharto, Kamis, 22 September 2022.

Dalam penertiban itu, petugas juga mengamankan seorang pemuda, berinisial JS (23), warga Kampung Komering Agung, Kecamatan Gunungsugih, Lamteng. "JS ditangkap bersama barang bukti berupa uang Rp40 ribu,’’ ujarnya.

Menurutnya, JS hanga bakal dilakukan pembinaan bersama Dinas Sosial. Pasalnya, JS dan para pak ogah lainnya tidak memiliki pekerjaan tetap.

"JS juga membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain serta mengganggu ketertiban berlalu lintas," katanya.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberi uang kepada Pak Ogah agar aktivitas tersebut tidak makin berkembang.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar