#pemkotbandarlampung#beritalampung

PAD Uji Kir Bandar Lampung Capai Rp800 Juta

PAD Uji Kir Bandar Lampung Capai Rp800 Juta
Kendaraan melakukan uji emisi di Kantor UPT Kir Bandar Lampung. Lampost.co/Deta


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari Unit Pelayanan Teknis (UPT) Uji Kir, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung terealisasi sekitar Rp800 juta.  

Kepala UPT Kir Dishub Kota Bandar Lampung, Andy Koenang, mengatakan realisasi PAD itu dihasilkan di tengah keterbatasan alat. 

"Sampai akhir Agustus perolehan PAD dari UPT Kir sekitar Rp800 juta dari target tahun ini sebesar Rp1,5 miliar. Saya yakin bisa tercapai target, minimal mendekati sampai akhir tahun ini," ujarnya, Jumat, 3 September 2021.  

Menurut dia, UPT tersebut membuka pelayanan setiap hari pada jam kerja hingga 100 kendaraan. Namun, di masa pandemi terutama PPKM ini hanya sekitar 70 kendaraan. 

Setiap kendaraan, seperti truk, pick up, bus dan fuso akan dicek berdasarkan masing-masing alat, yaitu pengecekan kondisi roda depan (side slip tester), pengereman (brake tester), alat uji berat (axle load tester), uji penunjuk kecepatan (speedometer) dan pengukuran intensitas cahaya lampu utama (head light tester). 

"Alat kami ini masih dapat melayani kendaraan sesuai SOP. Artinya dalam waktu maksimal 16 menit per kendaraan Alhamdulilah masih terpenuhi," kata dia. 

Selain itu sejumlah alat pengujian yang digunakan sejak 1974 diusulkan agar terdapat peremajaan. "Namun, harganya yang relatif mahal, kemungkinan pemkot sedang melihat kondisi keuangan," ujar Andy. 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait