#otomotif

Pabrikan Otomotif Mulai Ajukan Produk Penerima PPnBM DTP

Pabrikan Otomotif Mulai Ajukan Produk Penerima PPnBM DTP
Ilustrasi. Dok. Lampost.co


Jakarta (Lampost.co) -- Pemerintah kembali memperpanjang insentif Pajak Penjualan Barang Mewah Ditanggung Pemerintah (PPnBM DTP) untuk kendaraan bermotor. Aturan PPnBM DTP itu resmi diteken oleh Menteri Keuangan, Sri Mulyani pada 2 Februari kemarin dan terbit dalam bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 5 tahun 2022.

Kebijakan itu diberikan pada dua segmen kendaraan bermotor yaitu kendaraan bermotor dengan harga paling banyak Rp200 juta untuk kendaraan Low Cost Green Car (LCGC) dan kendaraan dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc dengan harga antara Rp200 – 250 juta. Syarat lainnya untuk kedua jenis mobil, yakni memiliki local purchase minimum 80 persen

Terkait hal itu, beberapa produsen otomotif di Tanah Air pun mulai mengajukan sejumlah produknya untuk bisa menikmati insentif dari pemerintah tersebut. Salah satunya PT Astra Daihatsu Motor (ADM) yang telah mengajukan lima produknya.

Marketing Product Planning Division Head PT ADM, Budi Mahendra, mengatakan bahwa ADM sudah mengajukan lima produk yang masuk ke dalam kriteria penerima PPnBM DTP antara lain Ayla, Sigra untuk segmen LCGC, serta non-LCGC yaitu All New Xenia, Terios dan Rocky.

"Produk LCGC kami daftarkan 100 persen, baik Ayla maupun Sigra karena keduanya masuk dalam ketentuan. Ayla ada 12 varian, sementara Sigra 10 varian. Jadi, totalnya 22 varian," ungkapnya pada jumpa pers virtual, Jumat, 11 Februari 2022.

Sementara untuk mobil di luar kategori LCGC, Budi menjelaskan bahwa ADM mendaftarkan tiga model dengan jumlah 29 varian atau 51 persen dari total semua varian yang ada. Untuk non-LCGC ada Rocky, Terios dan All New Xenia.

"Dari 26 varian Rocky, kami ajukan 10 yang terdiri dari enam varian 1.200cc dan empat varian 1.000cc Turbo. Lalu, empat varian Terios dari 10 varian, dan All New Xenia totalnya 21 varian, kami ajukan 15 yang terdiri dari 11 varian 1.300cc dan empat varian 1.500cc," terang Budi.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait