#ott#beritalampung#korupsi#kpk

OTT Polda Lampung Lima Tahun Terakhir

( kata)
OTT Polda Lampung Lima Tahun Terakhir
Ilustrasi: Foto: Dok/Google Images

Bandar Lampung (Lampost.co): Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung melakukan operasi tangkap tangan (OTT) dalam kurun waktu 5 tahun terakhir sebanyak 5 kasus.

Upaya operasi tangkap tangan tersebut telah beberapa kali dilakukan Polda Lampung, baik Tim Saber Pungli maupun Subdit III Tindak Pidana Korupsi. Pola OTT merupakan pola yang kerap dilakukan oleh lembaga antirasuah KPK RI.

Rinciannya, OTT pungli anggaran Jaminan Kesehatan (JKN) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampug Timur (Lamtim) dengan dua tersangka, yakni mantan Kadinkes Lampung Timur Evi Darwati dan staf JKN Diskes Lamtim Reni Andriani Putri alias Rere pada Agustus 2017.

Selanjutnya OTT pungli pengadaan laptop di Dinas Pendidikan Kabupaten Pesawaran, dengan tersangka Zikri (52) mantan kepala sekolah SMPN 4 Pesawaran dan Iwan Sobarna selaku Kasi Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesawaran pada 28 Agustus 2018.

Kemudian OTT oknum BPN Provinsi Lampung Eko Irianto pada 28 September 2018, terkait pungli pengurusan sertifikat tanah salah satu warga Way Halim, Bandar Lampung. Lalu, OTT oknum Inspektorat Provinsi Lampung pada 10 Oktober 2019 dengan dua tersangka Mahyuzard Margapala dan Edy Kurnia Gustiyan, terkait memeras sejumlah uang dengan pengurangan temuan pada pokok-pokok hasil pemeriksaan di Dinas Perindustrian Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2019.

Kasus teranyar yakni OTT terhadap oknum Inspektorat Pemkab Lampung Timur, pada 4 Juli 2020. Keduanya berinisial HS dan HW telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dua orang lainnya, dengan barang bukti sekitar Rp65 juta dari hasil pungutan liar pengurusan PTSL.

Kabid Humas Polda Lampung Kombespol Zahwani Pandra Arsyad mengatakan Subdit III Tipikor masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan akan memeriksa saksi lainnya guna melengkapi berkas perkara pelaku.

"Masih proses pemeriksaan. Nanti ada saksi-saksi lain juga yang diperiksa," ujarnya, Kamis, 9 Juli 2020.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...

Berita Terkait

Komentar