#Covid-19lampung#MUDIK#LEBARAN

Organda Harapkan Tidak Ada Larangan Mudik 

Organda Harapkan Tidak Ada Larangan Mudik 
Ketua Organda Lampung Ketut Pasek. (Foto: Lampost.co/Atika Oktaria)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Organisasi Angkutan Darat (Organda) Lampung berharap tidak ada larangan mudik dari pemerintah sehingga arus mudik tetap berjalan seperti biasa. Organda menyarankan mudik tetap terlaksana tapi dengan menaati protokol kesehatan. 

Ketua Organda Lampung, Ketut Pasek, menyatakan hingga kini masih menunggu keputusan pemerintah pusat terkait larangan mudik Lebaran 2021 yang sempat disampaikan pemerintah beberapa hari lalu. Menurutnya, kementerian perhubungan(Kemenhub) hingga kini masih mempertimbangkan ihwal larangan mudik di tahun ini.


"Organda siap mendukung program pemerintah sembari menunggu surat edaran dari kemenhub. Namun, jika boleh menyarankan, organda ingin agar mudik tetap terlaksana namun dengan protokol kesehatan yang ketat dan tracking yang benar," ujarnya di ruang kerja, Selasa, 30 Maret 2021. 

Pasek juga mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dan mengusulkan agar tiap terminal A menyediakan layanan Genose.

"Karena rencana kami (Organda) akan memberikan gratis kepada pengembang, sehingga penumpang tidak perlu bayar untuk layanan Genose ini,"katanya. 

Pasek yang juga selaku pemilik Perusahaan Perorangan (PO) Bus Puspajaya itu menjelaskan tahun ini lebih baik jika dibandingkan dengan masa mudik tahun 2020 yang juga melarang adanya aktivitas mudik. Menurutnya, untuk tahun ini terdapat 30 persen aktivitas keberangkatan. 

"Masih mengalami penurunan, bahkan tahun 2020 kami tidak beroperasional sama sekali. Sekarang masih berjalan, tapi tidak masif," ujar dia.

Pasek berharap pelaku sektor kendaraan darat dapat kembali memberikan layanan mudik. Sebab, aktivitas ini juga memberikan pemasukan bagi seluruh karyawan. 

"Karyawan kami sejak pandemi lalu sangat merasakan dampak luar biasa. Sehingga besar harapan kami agar bisa memberikan layanan, agar pemasukan juga dapat menyejahterakan karyawan," katanya. 
 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait