#Kesehatan#VirusKorona

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan

Operasi Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Resmi Dihentikan
Puing-puing pesawat Sriwijaya AIr SJ-182 dikumpulkan di Dermaga JICT II. MI/Andri Widiyanto


Jakarta (Lampost.co) -- Pencarian korban dan puing pesawat Sriwijaya Air SJ-182 resmi dihentikan hari ini, 21 Januari 2021. Proses pencarian telah berlangsung selama 13 hari sejak Sabtu, 9 Januari 2021.

“Operasi pencarian korban dan bagian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian,” kata Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya TNI Bagus Puruhito di Dermaga JICT II, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 21 Januari 2021.

Bagus menuturkan keputusan itu sudah mempertimbangkan banyak aspek. Basarnas juga intens mengevaluasi operasi pencarian dengan tim pencari, keluarga korban, hingga menilai efektivitas pencarian.

“Kita mengevaluasi semaksimal mungkin day by day maupun keseluruhan,” terang dia.

Namun, operasi lanjutan tetap dilakukan dengan pemantauan secara aktif. Masyarakat yang melihat dan menemukan bagian yang diduga korban atau pesawat Sriwijaya bisa menginformasikan kepada Basarnas.

“Bila di kemudian hari ada laporan masyarakat kepada Basarnas, kami akan merespons untuk menindaklanjuti,” tutur Bagus.

Tim pencari berhasil menemukan 324 kantong jenazah sampai hari ke-13. Kemudian, 68 kantong serpihan kecil pesawat dan 55 bagian besar pesawat.

Bagus menuturkan keluarga korban akan diundang ke sekitar Pulau Lancang besok, Jumat, 22 Januari 2021. Mereka bakal menabur bunga di sekitar lokasi jatuhnya pesawat.

Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

EDITOR

Abdul Gafur

loading...




Komentar


Berita Terkait