#operasipasar#minyakgoreng#hargapangan

Operasi Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter di Pasar Tradisional Lampung Ditunda

Operasi Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter di Pasar Tradisional Lampung Ditunda
Warga mendatangi operasi pasar minyak goreng di Pasar Kangkung, Bandar Lampung. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menunda operasi pasar minyak goreng di 15 kabupaten/kota. Pemprov menunggu regulasi antara produsen dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI. Saat ini minyak goreng satu harga Rp14.000/liter baru beredar di ritel modern.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Lampung, Muhammad Zimmi Skil mengatakan, pemprov telah melaksanakan operasi pasar minyak goreng bersama PT Tunas Baru Lampung di Pasar Kangkung, pada Jumat, 14 Januari 2022 kemarin.  

"Saat ini masih menunggu regulasi antara produsen dengan Kemendag. Mudah-mudahan operasi pasar bisa digelar minggu depan, untuk sementara ditunda," kata dia, Jumat, 21 Januari 2022.

Baca: Minyak Goreng Rp14 Ribu/Liter Baru Ada di Ritel, Warga Mengeluh

 

Sebelumnya diberitakan, Plh Sekretaris Daerah Kota Bandar Lampung, Tole Dailami menyampaikan bahwa pihaknya akan menggandeng instansi vertikal dan swasta guna menggelar pasar murah guna membantu masyarakat. Komoditas yang disiapkan untuk pasar murah tersebut yakni minyak goreng, telur, gula, terigu, dan bahan pokok lain yang sedang mengalami kenaikan.

"Nanti akan ada rapat susulan terkait pasar murah yang di jadwalkan akan dilakukan pada Februari mendatang. Rencananya pasar murah ini akan digelar di Kecamatan Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Timur, Kemiling, Panjang, Tanjungsenang, Bumiwaras, dan Telukbetung Timur," katanya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait