#wisata#nataru

Omzet Jasa Sewa Ban dan Pedagang di Pantai Lamsel Naik 100%

Omzet Jasa Sewa Ban dan Pedagang di Pantai Lamsel Naik 100%
Juru sewa ban di Pantai Batu Rame, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel). Lampost.co/Perdhana Wibysono


Kalianda (Lampost.co) -- Di tengah ramainya wisatawan di Pantai Batu Rame, Kelurahan Way Urang, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel), tampak pria paruh baya yang getol mengingatkan pengunjung untuk tidak mandi ke tengah laut. 

Pria tersebut adalah Wardoyo (57), warga sekitar yang selalu mengingatkan kehati-hatian pengunjung sembari menawarkan jasa sewa ban untuk berenang yang ia kelola.  

Wardoyo mengatakan, tahun baru kali ini sangat berbeda dengan masa libur yang sama sebelumnya. Pengunjung sangat ramai memadati seluruh pantai yang berada di kawasan Ketang, Kalianda. 

"Tahun ini ramai, membawa berkah bagi kami," ujarnya, Minggu, 2 Januari 2022.

Baca: Tahun Baru 2022 bikin Juru Sewa Ban di Pantai Mutun Pesawaran Semringah

 

Dia mengenang, pada tahun baru 2019 silam, pantai tersebut benar-benar sepi dari kunjungan wisatawan. Belum lagi, adanya kekhawatiran pasca terjadinya bencana tsunami yang melanda perairan pesisir Lamsel. 

"Mulai dari 2019 sepi," kata dia. 

Ayah dari dua orang anak itu menjelaskan, kondisi lengang itu terus dirasakan hingga 2021 akibat adanya pengetatan selama pandemi covid-19. 

"Baru ini yang ramai, meskipun masih pandemi covid-19," katanya. 

Di libur tahun baru kali ini, Wardoyo mengaku mampu meraup omzet hingga Rp400 ribu per hari.  

"Kemarin lebih ramai," kata dia. 

Ia menyewakan ban yang terdiri dari ukuran kecil dan besar. Untuk sekali sewa, wisatawan hanya dipungut Rp10 ribu dengan batas waktu hingga petang hari. 

"Harga dipukul rata," ujarnya. 

Hal senada diungkap pedagang bakso yang mangkal di objek wisata Dermaga Bom Kalianda, Rodiah (33). Menurutnya, liburan awal tahun kali ini membuat pendapatannya meningkat hingga 100%

. "Pengunjung sangat ramai, jadi omzet ikut meningkat," kata dia.

Di akhir pekan berjualan, omzet terbesar yang pernah diraih berkisar Rp500-700 ribu. Namun, pada Sabtu, 1 Januari kemarin, pemasukannya mencapai Rp2 juta. 

"Alhamdulillah kemarin bisa mencapai Rp2 juta," ujarnya. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait