#pengaduan#obudsman

Ombudsman RI Lampung Terima 384 Aduan Hingga Oktober 2022

Ombudsman RI Lampung Terima 384 Aduan Hingga Oktober 2022
Kepala Ombudsman RI perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf. (Foto:Lampost)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Ombudsman RI perwakilan Lampung telah menerima 384 aduan masyarakat hingga Oktober 2022. Dari seluruh laporan itu, tingkat penyelesaian masing-masing aduan capai 90 persen.

Kepala Ombudsman RI perwakilan Lampung, Nur Rakhman Yusuf mengatakan target penyelesaian yang ditetapkan pusat untuk setiap tahunnya adalah 144 aduan.

"Jadi untuk stiap triwulan kami harus mampu menyelesaikan setidaknya 36 kasus aduan masyarakat. Tidak dirinci harus kasus yang mana dulu, karena semua aduan yang masuk kami langsung tindaklanjuti," kata dia. Minggu, 23 Oktober 2022.

Pada laporan triwulan satu dan dua, Ombudsman mampu mencapai target 100 persen penyelesaian. Salah satu kasus yang terselesaikan yakni  maladministrasi berupa penundaan berlarut yang dilakukan BPN Lampung Selatan.

"Pelapor sudah mengajukan permohonan pemisahanhak tanah oleh BPN Lamsel karena saat pembebasan lahan untuk pembangunan jalan tol tahun 2015, ada sebagian yang tidak masuk. Tapi laporan sejak 01 Juli 2019 mandek, akhirnya 2022 lapor Ombudsman, dan langusung ditindaklanjuti dengan menerbitkan 2 SHM untuk tanah sisa milik pelapor," kata Nur.

Untuk triwulan ke tiga, Ombudsman RI perwakilan Lampung mampu menyelesaikan 62 aduan masyarakat dari target 36. Namun, mengenai rincian aduan itu, Kepala Ombudsman belum bisa memberikannya.

"Jadi itu laporannya akumulasi ya, kalau untuk rincian bisa tapi harus dibuka satu per satu aduannya. Nanti kalau sudah tutup tahun, kami akan sampaikan rincian berapa yang terselesaikan, berapa yang masih proses," ujar Nur.

Berikut data 5 besar aduan masyarakat yang telah masuk Ombudsman Lampung hingga Jumat, 21 Oktober 2022.

1. Pedesaan ( 67 laporan )
2. Pendidikan ( 57 aporan )
3. Energi dan Kelistrikan ( 49 laporan )
4. Agraria ( 48 laporan )
5. Perhubungan dan Infrastruktur ( 42 laporan )

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait