#OMBUDSMAN#BERITALAMPUNG#PELAYANAN

Ombudsman Lampung Terima 10 Laporan PPDB 2022

Ombudsman Lampung Terima 10 Laporan PPDB 2022
Ilustrasi diunduh Selasa, 1 Agustus 2022. (Istimewa)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung telah menerima 10 laporan masyarakat terkait Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022 pada satuan pendidikan dasar dan menengah. 

Kepala Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Lampung Nur Rakhman Yusuf menjelaskan, dalam pelaksanaan PPDB Tahun 2022, yang dikeluhkan masyarakat adalah PPDB melalui jalur zonasi dan jalur prestasi. 

“Beberapa keluhan masyarakat antara lain terkait ditolaknya pendaftaran karena tidak melengkapi persyaratan berupa kartu keluarga yang belum 1 tahun, penentuan jarak dari sekolah ke rumah calon peserta didik yang tidak sesuai (zonasi)," kata dia, melalui telepon, Selasa, 2 Agustus 2022. 

Selanjutnya, sistem pendaftaran (jalur prestasi belum diverifikasi karena mendaftar melalui 2 jalur yaitu zonasi dan prestasi), persyaratan surat akreditasi sekolah yang tidak dilegalisir (prestasi), dan pemaknaan jalur prestasi non akademik khususnya diksi berjenjang (prestasi). 

"Dari 10 laporan masyarakat terkait PPDB tersebut, 9 diantaranya telah terselesaikan dan 1 sedang dalam proses pemeriksaan, dengan rincian 7 laporan selesai karena pelapor telah memperoleh penyelesaian dari instansi yang dilaporkan dan 2 laporan selesai karena tidak ditemukan maladministrasi. Sedangkan, 1 laporan masih dalam proses pemeriksaan karena ditangani melalui jalur reguler,” paparnya.

Baca juga: Wali Murid Harus Pro Aktif Hadapi PPDB Online

Terhadap laporan tersebut, khusus untuk 9 laporan pihaknya menangani secara cepat melalui mekanisme RCO karena berbatas waktu. Pihaknya langsung menghubungi pihak sekolah dan dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi/ kabupaten sesuai kewenangannya.

"Sementara 1 laporan melalui mekanisme reguler karena pelapor menginginkan adanya kejelasan terkait pemaknaan jalur nonakademik yaitu berjenjang,” ujar Nur Rakhman.

Dia juga mengapresiasi dinas pendidikan dan kebudayaan Lampung dan pihak dekolah yang telah tanggap dalam menyelesaikan setiap permasalahan terkait PPDB yang dikeluhkan masyarakat melalui telepon. 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait