#Hotel#Lampung#Nataru

Okupansi Hotel pada November Capai 70 Persen, Diprediksi Meningkat saar Libur Nataru

Okupansi Hotel pada November Capai 70 Persen, Diprediksi Meningkat saar Libur Nataru
Ilustrasi dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Sejumlah hotel berbintang di Provinsi Lampung mengaku pemesanan kamar hotel jelang libur Natal dan tahun baru (Nataru) meningkat. Hal tersebut terjadi akibat banyaknya minat pengunjung asal luar kota yang ingin berlibur ke tempat pariwisata di Lampung. 

"Hal ini juga terdorong dari banyaknya tempiat wisata yang ada di Lampung," kata General Manager Novotel Lampung Rulvastina Randy, Selasa 8 Deswmber 2020.

Biasanya, lanjut dia, bulan Desember ditandai dengan banyaknya kedatangan turis luar kota seperti Palembang, Jakarta, dan Bandung. Mereka merencanakan libur bersama keluarga.

"Dalam orientasi bisnis, libur panjang ini jadi peluang kami dan okupansi meningkat. Tapi tetap kami ikuti keputusan pemerintah libur seperti apa, semoga tidak mengurangi perekonomian di hotel kami," jelasnya. 

Ia menerangkan, untuk okupansi sendiri Novotel menunjukkan tren yang positif dan terjadi peningkatan.

"September, Oktober, hingga November terus alami peningkatan. Apalagi banyak orang luar kota habiskan weekend di Lampung. Kami optimis tren ini berlanjut sampai 2021. Okupansi pun 70 persen rata-rata per bulan dari keseluruhan menginap dan ruang rapat," katanya. 

Hal yang sama dirasakan pengelola Swiss-Belhotel. Pada September-November menunjukkan pergerakan yang cukup positif.

"Hal tersebut kami rasa yang berdampak positif. Apalagi saat Desember karena menyambut Nataru," kata Marcomm Swiss-Belhotel Basri. 

Pada Desember ini, Basri memprediksi okupansi hotel secara keseluruhan meningkat di angka 80% dengan rata-rata pengunjung yang menginap serta penyewaan ruang rapat dan ballroom hingga sebesar 65% setiap harinya.

"Penginapam juga terus terisi, apalagi memasuki weekend banyak pengunjung yang staycation di hotel kami," katanya. 

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung mencatat Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Provinsi Lampung pada Oktober 2020 tercatat 54,29%, naik 5,14 poin dibanding TPK hotel pada September 2020 yang tercatat sebesar 49,15%. 

"Bila dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun 2019, TPK hotel berbintang turun sebesar 8,70 poin. Jumlah tamu selama Oktober 2020 yang menginap di hotel berbintang mencapai 55.191 orang, terdiri dari 40 tamu asing dan 55.151 tamu domestik," kata Kepala BPS Lampung Faizal Anwar. 

Adapun kondisi ini mengalami kenaikan sebanyak 11.550 orang (26,47 persen) dibandingkan September 2020 yang tercatat 43.641 orang. Rata-rata lama menginap tamu (RLMT) pada hotel berbintang di Provinsi Lampung bulan Oktober 2020 tercatat 1,41 hari, turun 0,33 hari dibanding RLMT hotel pada September 2020 yang tercatat sebesar 1,74 hari.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait