#Pelecehanseksual#kekerasanseksual

Oknum Polisi Ikut Rekam Aksi Pelecehan Seksual di Gorontalo

Oknum Polisi Ikut Rekam Aksi Pelecehan Seksual di Gorontalo
Ilustrasi pelecehan seksual. Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Video sekelompok anak muda melecehkan perempuan di dalam mobil di Gorontalo viral. Kasus itu melibatkan anggota polisi.
 
"Posisi oknum anggota Polri sebagai perekam video," kata Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Wahyu Tri Cahyono saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 25 Januari 2021.
 
Wahyu membantah anggotanya terlibat perbuatan asusila. Oknum itu mengabadikan tindakan asusila menggunakan gawainya.

"Saya luruskan untuk yang melakukan tindakan asusila itu warga sipil, bukan anggota Polri," ujar Wahyu.
 
Pelaku berinisial RM. Namun, Wahyu tidak memerinci pangkat maupun jabatan anggota tersebut.
  
Dia mengungkapkan peristiwa itu terjadi pada awal Desember 2020. Video tersebar dan viral baru-baru ini.
 
"(Saat merekam) oknum tersebut sedang dalam proses disiplin karena disersi lebih dari satu bulan," ucap Wahyu.
 
Video asusila dalam mobil berdurasi sekitar 1 menit lebih itu viral di Gorontalo beberapa waktu lalu. Video memperlihatkan seorang perempuan tengah dilecehkan oleh beberapa pemuda.
 
Atribut berupa rompi hitam bertuliskan 'Polisi' terlihat dalam video. Satuan Reserse Kriminal Umum (Satreskrimum) Polres Boalemo, Provinsi Gorontalo, langsung menyelidiki kasus tersebut.
 
Polisi mendapati lima orang terlibat. Para pelaku dijerat Undang-Undang Nomor 44 tahun 2008 tentang Pornografi dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan pidana penjara maksimal 12 tahun.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait