pungli#pungutanliar#oknumkua

Oknum Petugas KUA Jatiagung Pungut Rp800 Ribu untuk Duplikat Surat Nikah

( kata)
Oknum Petugas KUA Jatiagung Pungut Rp800 Ribu untuk Duplikat Surat Nikah
Bukti kuitansi pembayaran yang dibayarkan berjumlah Rp800 ribu.Foto Istimewa

Kalianda (Lampost.co) -- Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Urusan Agama (KUA) Jatiagung, Lampung Selatan, inisial SH diduga melakukan pungutan liar (pungli) terhadap Firmansyah, warga Margorejo, Metro Selatan. Pungli yang dilakukan terkait pengurusan duplikat buku nikah.

Untuk mendapatkan duplikat surat nikah, Firmansyah dikenakan biaya administrasi Rp600 ribu untuk pembuatan buku dan Rp200 ribu administrasi jasa. "Biaya administrasi Rp600 ribu untuk pembuatan buku dan Rp200 ribu untuk administrasi jasa, kata mereka. Saya ada bukti transfer dan juga bukti kuitansi," ujarnya kepada Lampost.co, Sabtu, 11 Juli 2020.

Selanjutnya ia telah menstranfer sesuai petunjuk yang diberikan oknum pegawai KUA tersebut untuk mengirimkan uang Rp800 ribu ke rekening pribadinya.

"Setahu saya pengurusan untuk duplikat buku nikah itu gratis, Mas. Bagi saya bukan masalah uangnya tapi kok mahal amat biayanya," katanya.

Di tempat terpisah Kepala KUA Jatiagung Suhada mengatakan akan mengecek kebenaran pungli kepada staf KUA tersebut. "Biasanya dikasih surat mengambil di Kalianda atau orang KUA yang berangkat juga butuh bensin. Nanti hari Senin saya ke kantor akan saya tanyakan biar jelas," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar