#pelecehanseksual#asusila#kades

Oknum Kades di Candipuro Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual

Oknum Kades di Candipuro Jadi Tersangka Kasus Pelecehan Seksual
Ilustrasi Medcom.id


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Lampung menetapkan oknum Kepala Desa Rawa Serapan, Candipuro, Lampung Selatan, sebagai tersangka kasus pelecehan seksual terhadap RF (20), mantan Staf Desa Rawa Selapan.

“Ya benar, terduga pelaku oknum kades sudah ditetapkan tersangka dan belum lama ini penetapan sebagai tersangkanya,” kata Dirkrimum Polda Lampung, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung, Selasa, 28 Desember 2021.

Menurut AKBP Reynold, berdasarkan hasil gelar perkara dan alat bukti, konstruksi pasal yang disangkakan terhadap terduga pelaku unsurnya terpenuhi sehingga BAP dinaikkan statusnya sebagai tersangka.

Selanjutnya, perkara tersebut saat ini dalam proses kelengkapan berkas perkaranya untuk segera dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

“Yang jelas, penyidik segera melengkapi berkas perkaranya untuk pelimpahan ke Kejaksaan,” katanya.

Terkait penahanan terhadap BAP, AKBP Reynold Elisa P Hutagalung tidak menjelaskan mengenai hal tersebut. Meski demikian, ia berkomitmen akan menuntaskan kasus pelecehan anak di bawah umur ini.

“Kasus terhadap perempuan dan anak ini adalah prioritas, supaya ada efek jera jangan ada pelaku pelecehan seksual terhadap perempuan terlebih lagi terhadap anak di bawah umur,” ujarnya dia.

Diketahui sebelumnya, oknum Kepala desa (Kades) di Lampung Selatan di wilayah Kecamatan Candipuro berinisial BAP, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap korban RF (20) yang tak lain merupakan staf desanya.

Aksi pelecehan seksual tersebut, diduga dilakukan oknum kades lebih dari lima kali yakni di Kantor Desa Rawa Selapan dan di dalam mobil ambulans desa.

Mencuatnya dugaan pelecehan seksual tersebut, setelah RF menceritakan kejadian yang dialaminya ke kerabatnya dan muncul pemberitaan di media. Saat itulah menjadi ramai perbincangan warga masyarakat desa Rawa Selapan, dan warga desa lainnya di Kecamatan Candipuro.

Laporan itu tertuang dalam Laporan Polisi nomor : LP/B-540/III/2021/ SPKT Polda Lampung. Dalam laporannya itu, korban melaporkan tentang peristiwa pidana UU No. 1 Tahun 1946 KUHP Pasal 289 KUHP..

Selain itu, dalam laporan itu diterangkan bahwa dari Juli 2020 hingga Februari 2021, korban RF diduga mengalami tindakan pelecehan seksual yang dilakukan terlapor oknum Kepala Desa (Kades) Rawa Selapan berinisial BAP di Kantor Desa Rawa Selapan dan dimobil ambulan desa.

EDITOR

Winarko


loading...



Komentar


Berita Terkait