#pemerasan#inspektoratlamsel

Oknum Inspektorat Lamsel Diduga Kerap Peras Kepala Desa

Oknum Inspektorat Lamsel Diduga Kerap Peras Kepala Desa
Penggeledahan Inspektorat Lamsel yang dilakukan Kejati Lampung. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Penggeledahan di Kantor Inspektorat Pemkab Lampung Selatan oleh Kejati Lampung terkait adanya dugaan gratifikasi atau pemerasan yang dilakukan oknum Inspektorat terhadap para kepala desa. 

Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W. Setiawan tak menampik hal tersebut. "Iya benar, intinya ada laporan dari masyarakat," ujarnya, Selasa, 24 November 2020.

Dia menyatakan ponsel yang disita Pidsus Kejati untuk mendalami adanya dugaan korupsi. Terkait jumlah ponsel yang disita, ia tak bisa memaparkan secara rinci.

"Terkait jumlah ponsel yang disita tak bisa dipaparkan itu teknis penyidikan. Namun, ponsel itu kami sita dari pejabat struktural," katanya.

Pihaknya pun tak menampik, isi ponsel yang disita akan digali, guna mencari alat bukti. Kejati tentunya menggunakan pola cyber dan digital forensik untuk meraih informasi tersebut. "Itu (digital forensik), teknis penyidikan tapi seperti itu, cuma ini terus berproses," katanya.

Terkait oknum saksi terperiksa yang diduga terlibat, hingga jumlah saksi yang diperiksa juga belum bisa dipaparkan. "Kalau ada perkembangan langsung kami kabarkan," katanya.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Lampung, menggeledah Kantor Inspektorat Pemkab Lampung Selatan, Senin, 23 November 2020, dari pagi hingga sore hari. Penggeledahan terkait dugaan tindak pidana korupsi dengan modus pemerasan terhadap instansi-instansi di Pemkab Lampung Selatan.

Kasi Penkum Kejati Lampung Andrie W. Setiawan membenarkan hal tersebut. Aksi tersebut berdasarkan surat perintah penyidikan No.06/ L.8/Fd.1/11/2020 tanggal 17 November 2020 dan sprint geledah No.04/ L.8/Fd.1/ 11/2020 tanggal 17 November 2020. "Telah dilakukan penggeledahan terhadap kantor inspektorat Kabupatem Lampung Selatan," ujarnya.

Dari penggeledahan tersebut tim penyidik mengambil barang-barang berupa dokumen dan juga alat komunikasi beberapa pejabat strategis di lingkungan Inspektorat Pemkab Lamsel. "Penggeledahan dilakukan terkait pengumpulan barang bukti dalam dugaan TPK pemerasan/penerimaan hadiah yang melibatkan pejabat struktural Inspektorat Lampung Selatan pada 2020," ujarnya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait