#pencabulan#beritabandarlampung

Oknum Guru Mengaji Cabuli Santri Terancam 15 Tahun Penjara

Oknum Guru Mengaji Cabuli Santri Terancam 15 Tahun Penjara
Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Kamis, 21 Oktober 2021. (Lampost.co/Salda Andala)


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Pelaku pencabulan yang dilakukan oleh guru mengaji inisial AF (40) terhadap delapan anak di bawah umur terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Ino Harianto mengatakan, pelaku dikenakan Pasal 82 Ayat satu tahun 2016 tentang perlindungan anak dimana ancaman minimal lima tahun maksimal 15 tahun dan denda maksimal Rp5 Miliar.

"Pelakunya sudah kami tangkap. Kami tahan di Mapolresta pada Selasa (19/10/2021),"katanya di Mapolresta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Baca juga: Oknum Guru Mengaji Cabuli Santri Ditangkap

Ia menceritakan, kediaman oknum guru mengaji AF dijadikan tempat penitipan anak-anak belajar mengaji. Dimana orang tua anak percaya dan sudah kenal dekat dengan pelaku sehingga percaya menitipkan anak mereka. Anak-anak tidur di kediamannya, kemudian pelaku berpura-pura memandikan anak-anak sehingga terjadilah pencabulan. Pencabulan ini terungkap saat seorang anak bercerita dengan orang tuanya apa yang dilakukan pelaku.

"Pelaku sempat kabur, namun kami berhasil mengamankannya di Kecamatan Natar, Lampung Selatan, dan juga sudah menunjuk kuasa hukum untuk mendampingi pelaku," ujarnya.

Terpisah, kuasa hukum pelaku, Andri Kurniawan, mengatakan, masih mengutamakan asas praduga tidak bersalah terhadap kliennya sebelum ada putusan pengadilan.

"Masih menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah,"katanya.

Diketahui, oknum guru mengaji berinisial AF (40) yang diduga melakukan pencabulan terhadap delapan muridnya ditangkap anggota Satreskrim Polresta Bandar Lampung. Pelaku AF ditangkap pada Selasa, 19 Oktober 2021.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Ino Harianto membenarkan jika pihaknya telah menangkap tersangka pelaku asusila terhadap anak-anak.

 

 

 

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait