#umkm#ekonomilampung

OJK Dorong Perbankan Bantu Pendanaan UMKM

OJK Dorong Perbankan Bantu Pendanaan UMKM
Kantor OJK Provinsi Lampung.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong perbankan untuk membantu pendanaan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Upaya itu untuk menjaga ekonomi kerakyatan tersebut tetap bergerak di tengah pandemi ini. 

Kepala OJK Lampung, Bambang Hermanto, mengatakan pihaknya bersama Pemerintah dan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) memiliki semangat dan kebijakan yang selaras untuk terus melakukan pemulihan ekonomi nasional melalui sektor UMKM yang memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian di sektor riil.

"Kebijakan OJK masih terus mendukung dan mendorong sektor perbankan untuk menjadi salah satu sumber pembiayaan usaha," kata Bambang kepada Lampost.ci, Minggu, 11 Juli 2021.

Kemudian ia mengatakan kebijakan restrukturisasi kredit/pembiayaan menunjukkan jumlah yang menurun. Sebab, ada perbaikan usaha debitur dan pelunasan. Kebijakan akomodatif lanjutan juga diterbitkan OJK melalui relaksasi ketentuan aktiva tertimbang menurut resiko (ATMR) perbankan. Hal itu untuk mendorong sektor kesehatan, perumahan dan kredit kendaraan bermotor dapat tumbuh positif kembali.

Kemudian kebijakan-kebijakan OJK yang lebih bersifat supply side policy perlu juga didorong di sisi demand side policy.

Kebijakan itu terdapat peranan pemerintah melakukan relaksasi fiskal dalam meningkatkan daya beli masyarakat melalui bantuan sosial UMKM dan mempercepat belanja anggaran.

"Saat ini bank menurunkan suku bunga kredit yang turun dari dua digit menjadi single digit. Di samping juga penyaluran KUR dengan suku bunga rendah yang terus dimaksimalkan," katanya.

Ia menegaskan pada intinya poin kebijakan pemulihan ekonomi nasional perlu diiringi dengan kebijakan pemulihan kesehatan masyarakat.

"Mobilitas yang bertanggung dengan mematuhi prokes dan percepatan vaksin menjadi kunci agar pemulihan ekonomi bisa sejalan dengan pemulihan kesehatan masyarakat," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait