#penembakan#polres

Observasi Sementara, Pelaku Penembakan Polisi di Lamteng Tidak Ada Gangguan Jiwa

Observasi Sementara, Pelaku Penembakan Polisi di Lamteng Tidak Ada Gangguan Jiwa
 Tersangka saat digiring petugas ke Polres Lampung Tengah. (Foto: Dok Lampost.co)


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Hasil observasi sementara terhadap Aipda Rudy Suryanto, pelaku yang menembak rekannya sendiri, di Lampung Tengah menunjukkan tidak ada gangguan kejiwaan kepada yang bersangkutan. Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad. 

"Hasil observasi sementara, tersangka melakukan penembakan itu dengan sadar dan mengakui serta menyesalinya," kata dia, Selasa, 6 September 2022.

Pandra mengatakan tersangka mengakui dengan sengaja menembak korban karena motif sakit hati. Penembakan itu dilakukan tersangka di dalam kediaman korban. 

"Jadi, tersangka bertamu ke rumah korban, Aipda Ahmad Karnain. Tidak lama dari membuka pintu, ada suara tembakan. Hal itu diakui oleh tersangka dilakukan dengan kesadaran penuh," ujar Pandra. 

Baca juga: Pelaku Penembakan Polisi di Lamteng Segera Disidang Etik dan Pidana

Namun, observasi akan terus dilakukan dalam beberapa waktu kedepan. Sehingga hasil observasi mengenai keadaan kejiwaan korban dapat dilaporkan secara detail. 

"Jadi, saat ini hasil observasi masih bersifat sementara. Kalau untuk hasil akhir masih butuh waktu," kata Pandra. 

Mengenai pasal yang disangkakan, Pandra mengatakan tersangka dijerat Pasal 338 KUHPidana, bukan Pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana. 

"Jadi tersangka tidak memenuhi unsur 340 KUHPidana, tapi disangkakan pasal 338 KUHPidana yang berbunyi barang siapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun," ujar dia. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait