#Covid-19#wisata

Objek Wisata di Tubaba akan Ditutup

Objek Wisata di Tubaba akan Ditutup
Objek wisata Uluan Nughik di Tulangbawang Barat (Tubaba). Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang Barat (Tubaba) akan menutup sementara semua destinasi wisata yang ada di wilayah tersebut. Penutupan dilakukan demi mencegah terjadi klaster baru persebaran covid-19.

Penutupan akan dilakukan pada 8 hingga 22 Juli 2021. Lokasi wisata yang ditutup di antaranya Komplek Islamic Center, Uluan Nughik, Taman Seribu Batu Las Sengok, dan Patung Empat Marga.

Penutupan diterapkan berdasarkan surat imbauan Nomor: 005/II-18/Tubaba yang ditujukan kepada para pengelola objek wisata dan pelaku usaha wisata.

"Berdasarkan hasil rapat tim Satgas Covid-19, destinasi wisata yang dikelola pemerintah sementara ditutup," ujar Kadis Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tubaba, Mansyur, Selasa, 6 Juli 2021.

Baca: Pasien Covid-19 Membeludak, RSUD Tubaba akan Tutup Pelayanan Umum

 

Mansyur menjelaskan, khusus untuk lokasi wisata yang dikelola perorangan dan swasta tetap diizinkan dibuka dengan ketentuan pembatasan pengunjung maksimal 25% dari kapasitas dan wajib berkoordinasi camat atau tiyuh dan posko pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) serta wajib memberlakukan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

"Kebijakan penutupan dan pembatasan tempat wisata ini wajib dipatuhi semua pelaku usaha wisata. Jika terjadi pelanggaran maka akan ditindak tegas Tim Satgas Covid-19," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, jumlah pasien covid-19 yang dirawat ri ruang isolasi RSUD Tubaba terus bertambah dari 20 menjadi 28 pasien. 

Pemkab Tubaba pun mengeluarkan kebijakan untuk memberlakukan RSUD Tubaba sebagai rumah sakit rujukan khusus untuk pasien covid-19. Dalam kebijakan tersebut, pasien umum akan dialihkan ke rumah sakit swasta terdekat. 

"Langkah ini dilakukan untuk memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat serta untuk mencegah penyebaran covid-19," ujar Sekdakab Novriwan Jaya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait