#pencurian#curanmor

Nyaris Tabrak Polisi, Buronan Curanmor Dilumpuhkan

Nyaris Tabrak Polisi, Buronan Curanmor Dilumpuhkan
ilustrasi Medcom.id


Sukadana (Lampost.co) -- Petugas gabungan Tekab 308 Polres Lampung Timur dan Polsek Pekalongan menangkap FF (36), buronan kasus pencurian sepeda motor. Warga Kecamatan Batanghari Nuban itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan saat akan ditangkap.

Kasat Reskrim AKP Faria Arista, mendampingi Kapolres Lamtim AKBP Zaky Alkazar Nasution mengatakan pelaku yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak 2019 tersebut ditangkap petugas di wilayah Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah pada Kamis, 17 Juni 2021, sekitar pukul 22.00 WIB.

"Tersangka FF diduga terlibat aksi pencurian bersama enam rekannya di Pabrik Tapioka, Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan, pada 2 Maret 2019," kata dia, Jumat, 18 Juni 2021.

Pelaku ditangkap saat sedang melintas mengendarai mobil truk di wilayah Kecamatan Trimurjo. Saat akan ditangkap, tersangka FF melakukan perlawanan dengan cara menabrak namun berhasil dihindari oleh petugas.

Gagal menabrak polisi, pelaku kemudian menghentikan laju mobil truk yang dikendarainya dan berusaha kabur dengan melompat dari dalam mobil. Karena berusaha kabur dan melawan, akhirnya petugas memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki kanan tersangka.

"Setelah mendapatkan perawatan di RSU A Yani, Kota Metro, tersangka kemudian digelandang petugas ke Mapolres Lamtim untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” tambah AKP Faria.

Diketahui, pelaku FF bersama enam rekannya melakukan aksi pencurian di pabrik tapioka Desa Wonosari, Kecamatan Pekalongan pada 2 Maret 2019, pukul 00.30 WIB. Para pelaku menodong dua penjaga malam pabrik yaitu Sri Widodo dan Sudarto dengan menggunakan senjata api dan golok.

Para tersangka dengan leluasa membawa kabur dua unit sepeda motor Honda Beat Pop dan Yamaha Vega R serta dua ponsel, setelah mengikat tangan dan kaki kedua penjaga pabrik.

Kejadian yang dilaporkan oleh korban tersebut kemudian diselidiki oleh petugas gabungan Tekab 308 Polres Lamtim dan Polsek Pekalongan. Beberapa bulan dari kejadian petugas kemudian dapat meringkus tiga tersangka yaitu, SA, BP, dan EK.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait