#kesetrum

Nyalakan TV usai Cuci Piring, IRT di Sragi Tewas Kesetrum

Nyalakan TV usai Cuci Piring, IRT di Sragi Tewas Kesetrum
Aparat kepolisian saat meminta keterangan dari sejumlah saksi atas peristiwa korban tersengat listrik di di Dusun Sukasari Rt/Rw 006/003, Desa Margasari Kecamatan Sragi, Lampung Selatan. Dok Warga


Kalianda (Lampost.co) -- Rohana (25) seorang ibu rumah tangga (IRT) di Dusun Sukasari Rt/Rw 006/003, Desa Margasari Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, tewas tersengat listrik saat hendak menonton televisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, korban tewas saat memasang colokan televisi ke terminal pada Kamis, 15 April 2021, sekitar pukul 16.30 WIB. Namun, naas dalam keadaan tangan yang masih basah usai mencuci piring, jari telunjuk korban menyentuk kabel terminal yang terkelupas.

Menurut keterangan, Osef, warga setempat, peristiwa itu bermula ketika anak korban menangis ingin menonton televisi disaat korban mencuci piring. Mendengar teriakan anaknya menangis, korban pun langsung menuju ke televisi untuk menuruti keinginan sang anak.

"Mungkin tangannya dalam keadaan masih basah, korban langsung menyolokkan kabel televisi ke terminal. Tapi, tanpa disadari jari telunjuk sebelah kanan milik korban menyentuh kabel terminal yang terkelupas," kata dia saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat, 16 April 2021.

Menurut Osef, korban langsung jatuh pingsan setelah menyentuh kabel terminal yang diduga terkelupas tersebut. Namun, posisi jari telunjuk masih menyentuh kabel terminal itu.
"Peristiwa itu diketahui langsung oleh ibu mertuanya yang sontak teriak minta tolong. Ketika ditolong korban sudah meninggal," kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Sragi, Iptu Husensah pihaknya telah mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) dan dilanjutkan dengan meminta sejumlah keterangan saksi. Kemudian, pihak korban menolak untuk dilakukam visum terhadap korban.

"Keluarga pihak korban menolak untuk dilakukan visum. Pihak korban sudah menerima atas peristiwa tersebut. Bahkan, korban Jum'at dini hari 16 April 2021 sudah dibawa pohak keluarga ke Pringsewu untuk dimakamkan," kata dia.

Husensah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada ketika hendak menghidupkan barang elektronik. Pastikan kabel tidak ada yang terkelupas dan tangan dalam kondisi tidak basah serta memakai sandal.

"Masyarakat kami imbau supaya selalu waspada. Apalagi berhubungan dengan aliran listrik. Jangan sampai ada kabel yang terkelupas," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait