#NU#MuktamarNU

NU Jatim Tetap Ingin Muktamar Digelar Tahun Ini di Lampung

NU Jatim Tetap Ingin Muktamar Digelar Tahun Ini di Lampung
Rapat gabungan jajaran pengurus harian lengkap baik syuriah maupun tanfidziyah di Gedung PWNU Jawa Timur, Selasa, 14 September 2021. Istimewa


Surabaya (Lampost.co) -- Rapat gabungan Dewan Syuriah dan Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur memutuskan untuk mengusulkan pelaksanaan Muktamar Ke-34 NU tetap di tahun 2021. Usulan ini akan diperjuangkan agar bisa menjadi keputusan pada Konferensi Besar (Konbes) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Pengurus Besar NU (PBNU) yang akan digelar 25 September mendatang.

“Ini keputusan resmi yang akan diperjuangkan PWNU Jatim pada Konbes dan Munas Alim Ulama 25 September mendatang,” kata Jajaran Rois Syuriah PWNU Jawa Timur, KH Anwar Iskandar, Selasa, 14 September 2021.

Baca: Muktamar Ke-34 NU di Lampung Resmi Ditunda

 

KH Anwar Iskandar yang juga pengasuh pesantren Al Amin Kediri ini mengatakan, kapan Pelaksanaan Muktamar NU akan diputuskan dalam Konbes dan Munas Alim Ulama.

Karenanya saat Konbes dan Munas Alim Ulama pada 25 September nanti, PWNU secara resmi akan menyuarakan pelaksanaan Muktamar NU selambat-lambatnya pada Desember 2021 mendatang.

Menurut KH Anwar, Muktamar NU harusnya sudah digelar pada 2020. Namun karena pandemi diputuskan diundur pada November 2021.

Jika diundur lagi, PWNU Jawa Timur khawatir akan terjadi krisis legitimasi di tubuh PBNU.

“Usulan ini semata dimaksudkan agar roda organisasi terus bisa berjalan dalam keadaan apa pun,” ujar KH Anwar yang juga biasa menjadi juru bicara kiai-kiai sepuh Jawa Timur ini.

NU, kata dia, sudah melampaui bermacam zaman sehingga apapun keadaannya, kewajiban organisasi harus dipegang dengan kuat.

“Saya khawatir kalau muktamar tidak digelar tahun ini akan ada krisis legitimasi di tubuh PBNU,” ujarnya.

Rapat gabungan ini diikuti jajaran pengurus harian lengkap baik syuriah maupun tanfidziyah di Gedung PWNU Jawa Timur.

Rapat dipimpin langsung Rois Syuriah PWNU KH Anwar Mansyur, juga dihadiri rais lainnya, di antaranya KH Anwar Iskandar; KH Agoes Ali Masyhuri; KH Mutawakil Alallah; KH Ali Maschan Moesa serta beberapa kiai lainnya.

Selain itu dari jajaran tanfidziyah hadir Ketua Tanfidziyah KH Marzuki Mustamar; Wakil Ketua Tanfidziyah KH Abdusalam Sohib; serta Sekretaris Tanfidziyah Prof Ahmad Muzakki.

Sebelumnya diberitakan, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memutuskan muktamar NU ke-34 akan berlangsung di Provinsi Lampung pada September 2020. Keputusan itu termaktub dalam Surat Keputusan PBNU Nomor 420/AII/04 D/10/2019 mengenai tempat penyeleggaraan Muktamar ke-34 NU. Akan tetapi, agenda tersebut ditunda karena pertimbangan pandemi covid-19.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait