#covid-19#viruskorona#viruscorona

NTB Terapkan Syarat Terbaru Masuk lewat Bandara Lombok

( kata)
NTB Terapkan Syarat Terbaru Masuk lewat Bandara Lombok
Ilustrasi Medcom.id.

Lombok Tengah (Lampots.co) -- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerapkan syarat terbaru bagi penumpang baik domestik maupun internasional yang ingin masuk melalui Bandara Internasional Lombok.

General Manager Bandara Internasional Lombok, Nugroho Jati, mengatakan syarat terbaru itu mengacu pada Surat Edaran (SE) Nomor 9 Tahun 2020 tentang Perubahan atas SE Nomor 7 Tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif.

"Menindaklanjuti surat edaran itu, Pemerintah Provinsi NTB juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 224/Dishub/2020 tentang Ketentuan Masuk NTB dari Luar Negeri tanggal 1 Juli 2020," kata Nugroho Jati di Praya, Kamis, 2 Juli 2020.

Dia menjelaskan berdasarkan ketentuan tersebut masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dengan pesawat udara di dalam negeri (rute domestik) harus memiliki surat keterangan hasil pemeriksaan tes PCR negatif.

Penumpang juga harus bisa menunjukkan hasil uji rapid test nonreaktif yang berlaku 14 hari sejak surat keterangan tersebut diterbitkan.

"Sebelumnya hasil pemeriksaan ini hanya berlaku tujuh hari untuk tes PCR dan tiga hari untuk rapid test. Sementara bagi penumpang pesawat dari luar negeri (rute internasional) harus menunjukkan surat hasil tes PCR negatif dari negara keberangkatan," ujarnya.

Nugroho menyebut sejumlah persyaratan yang harus dilengkapi bagi penumpang pesawat domestik yang akan masuk NTB, antara lain membawa identitas diri (KTP atau tanda pengenal lainnya yang sah). Selanjutnya surat keterangan uji tes PCR dengan hasil negatif atau surat keterangan uji rapid test dengan hasil nonreaktif yang berlaku 14 hari sejak surat keterangan tersebut diterbitkan.

Kemudian membawa surat keterangan bebas gejala, seperti influensa yang dikeluarkan dokter rumah sakit/puskesmas bagi daerah yang tidak memiliki fasilitas tes PCR dan/atau rapid test. Mengunduh aplikasi Peduli Lindungi pada perangkat telepon seluler. Mengisi kartu kewaspadaan kesehatan (health alert card/HAC) atau mengunduh aplikasi eHAC.

EDITOR

Medcom

loading...

Berita Terkait

Komentar