#NTP#petani

Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,94 Persen

Nilai Tukar Petani Lampung Naik 0,94 Persen
Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan saat menyampaikan perkembangan Nilai Tukar Petani di Lampung, Senin, 2 Agustus 2021. Lampost.co/Triyadi Isworo


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nilai Tukar Petani (NTP) di Provinsi Lampung mengalami kenaikan sebesar 0,94%. Sementara itu NTP subsektor tanaman perkebunan rakyat merupakan NTP tertinggi dengan nilai 111,60.

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Provinsi Lampung, Riduan menjelaskan NTP Provinsi Lampung Juli 2021 untuk masing-masing subsektor tercatat Subsektor Padi & Palawija (NTP-P) (93,09), Hortikultura (NTP-H) (96,67), Tanaman Perkebunan Rakyat (NTP-Pr) (111,60), Peternakan (NTP-Pt) (104,55), Perikanan Tangkap (105,24), dan Perikanan Budidaya (100,99). Sedangkan NTP Provinsi Lampung tercatat sebesar 101,75.

"Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 13 kabupaten di Provinsi Lampung pada Juli 2021, NTP Provinsi Lampung sebesar 101,75 atau mengalami kenaikan sebesar 0,94% dibandingkan dengan Juni 2021 sebesar 100,80. Sementara itu, NTP nasional turun sebesar 0,11% dari 103,59 pada Juni 2021 menjadi 103,48 pada Juli 2021," kata Riduan, Senin, 2 Agustus 2021.

Pada Juli 2021, subsektor yang mengalami kenaikan indeks antara lain tanaman padi dan palawija, hortikultura, tanaman perkebunan rakyat, peternakan, dan perikanan tangkap. Sedangkan subsektor lainnya mengalami penurunan indeks yaitu pada subsektor perikanan budidaya seperti pada harga beberapa jenis perikanan penangkapan laut dan budidaya air payau.

Kemudian indeks konsumsi rumah tangga daerah perdesaan di Provinsi Lampung Juli 2021 mengalami peningkatan yang disebabkan oleh kenaikan kelompok indeks harga makanan, minuman, dan tembakau serta rekreasi, olahraga dan budaya. Secara rinci yaitu kelompok makanan, minuman, dan tembakau naik 0,391% kelompok pakaian dan alas kaki naik sebesar 0,109%, kelompok perumahan, alat listrik, dan bahan bakar lainnya turun 0,037% kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga turun sebesar 0,006%.

Kemudian kelompok kesehatan naik sebesar 0,075%, kelompok transportasi mengalami kenaikan sebesar 0,062%, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan turun sebesar 0,014%, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya naik sebesar 0,338%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran naik sebesar 0,186%, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 0,002%. Sedangkan kelompok yang tidak mengalami perubahan adalah kelompok pendidikan.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait