#ponpes#santri#humaniora#newnormal

New Normal, Santri Pondok Pesantren Mulai Aktif Belajar

New Normal, Santri Pondok Pesantren Mulai Aktif Belajar
Kegiatan belajar mengajar di Ponpes. Foto: Dok


Bandar Lampung (Lampost.co): Pondok Pesantren Riyadhus Solihin mulai menerapkan tatanan kehidupan baru (new normal) dalam kegiatannya. Hal itu ditandai dengan mulai aktifnya para santri untuk belajar secara langsung di kelas.

Pimpinan Ponpes Riyadhus Sholohin, Ismail Zulkarnain menjelaskan pemerintah merencanakan akan memulai aktivitas sekolah pada Agustus lalu. Atas rencana itu, pihaknya memulai aktivitas untuk santrinya dengan belajar mengajar di pondok.

"Untuk mengisi waktu hingga sekolah secara normal, kami melakukan simulasi kepada santri dengan aktivitas seperti di sekolah biasanya, karena anak-anak ikut memakai seragam dan belajar setiap hari kecuali Minggu," kata Ismail di Ponpes, Selasa, 16 Juni 2020.

Simulasi itu dilakukan di lima ruangan pondok untuk tingkat SD, SMP putra dan putri, dan SMA putra dan putri. Dengan pelajaran Imla, aqidah akhlak, hadits, bahasa arab, fiqh, alquran, almahfudzot, dan bahasa inggris. 

"Ini dilakukan sampai pemerintah membolehkan bersekolah tatap muka. Dalam kelas itu, kami ajarkan santri ini Untuk bahasa inggris kami datangkan pengajar dari luar," ujarnya.

Menurutnya, hal tersebut diterapkan untuk menghindari rasa malas pada santri. Sebab, selama belajar di rumah santri belajar dengan tidak teratur dan dikhawatirkan dapat melemahkan kecerdasan otak. 

"Namanya belajar secara online, kalau sudah selesai langsung tidur. Kalau kami disiplinkan begini kan jadi teratur. Sebab, Riyadhus Solihin mau anak-anaknya cerdas. Tapi, sebelum ini dilakukan juga anak-anak selalu beraktivitas dengan menghafal Alquran," kata dia.

Menurutnya, ide itu bisa ditiru pada pondok lainnya untuk menciptakan santri yang punya semangat belajar. "Jadi mereka harus bergerak dan bisa merubah nasipnya. Tapi, utamanya mereka bisa menghafal Alquran dulu. Kalau sekolah umum itu agar bisa dapat ijasah saja untuk meraih cita-citanya," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

loading...




Komentar


Berita Terkait