#penganiayaan#rsudam

Nenek Lasmi Cabut Laporan Pemukulan oleh Satpam RSUDAM

Nenek Lasmi Cabut Laporan Pemukulan oleh Satpam RSUDAM
Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana Kanan, bersama Kanit Ranmor Iptu Saidi, Kamis, 30 September 2021. Lampost.co/Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kasus pemukulan terhadap seorang nenek penjual air panas di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) bernama Lasmi (50) oleh satpam berinisial IM berujung damai.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Devi Sujana mengatakan, beberapa pekan lalu nenek Lasmi bersama keluarganya datang membawa surat perdamaian dan mencabut laporan di Mapolresta Bandar Lampung.

"Sudah cabut laporan. Kita juga sudah tanyakan apakah cabut laporan ini terdapat unsur paksaan atau tidak. Tetapi nenek Lasmi jawab tidak ada," katanya, Kamis, 29 September 2021.

Baca: Nenek Penjual Air Panas Melapor Dipukul Satpam RSUDAM

 

Kompol Devi menyampaikan, pertanyaan itu merujuk pada Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor: 8/2018 tentang Penerapan Keadilan Restoratif dalam Penyelesaian Perkara Pidana.

Menentukan syarat materiil dan syarat formil dalam penanganan penyelesaian perkara pidana dengan pendekatan restorative justice. Syarat materiilnya antara lain tidak menimbulkan keresahan dan penolakan masyarakat, serta tidak berdampak konflik sosial.

"Sempat kita tahan pelaku, tetapi sudah kita bebaskan dan perkara tidak diteruskan," katanya.

Sebelumnya, IM sudah ditetapkan sebagai tersangka pemukulan nenek Lasmi. Pelaku pun sempat ditahan di Mapolresta Bandar Lampung guna diperiksa lebih lanjut. 

EDITOR

Sobih AW Adnan


loading...



Komentar


Berita Terkait