#beritalampung#beritalampungterkini#kesulitansolar#bbm#solar#nelayan

Nelayan Banyak Menganggur karena Kesulitan Mendapatkan Solar

Nelayan Banyak Menganggur karena Kesulitan Mendapatkan Solar
Kapal nelayan banyak yang bersandar di dermaga Gudang Lelang karena kesulitan mendapatkan solar, Rabu, 30 November 2022. Lampost.co/Yudi Wijaya


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Nelayan di pesisir teluk Lampung banyak yang tidak melakukan aktivitas melaut dan lebih banyak menambatkan perahunya di dermaga Gudang Lelang. Aktivitas rurin mereka terhambat karena kesulitan mendapatkan solar sebagai bahan bakar untuk perahu.

Para nelayan harus menunggu empat hari bahkan satu minggu untuk bisa mendapatkan solar. Mereka baru melaut jika sudah mendapatkan solar.

Carkadi, salah satu nelayan, mengatakan harga solar subsidi yang naik dan susah didapatkan sangat berdampak terhadap pekerjaannya dan mengganggu pendapatan para nelayan. "Kami sebagai nelayan sudah susah karena hasil tangkapan tidak menentu, ini ditambah lagi harga solar naik dan susah didapatkan," katanya, Rabu, 30 November 2022.

Baca juga: Pemkot Bandar Lampung Siapkan Anggaran Rp30 M untuk Program Biling 2023

Dia menambahkan saat ini tangkapan ikan mulai membaik dikarenakan cuaca yang mulai membaik. "Kalau pendapatan sudah mulai lumayan membaik, cuma ya itu solar masih susah didapatkan sehingga membuat nelayan menunggu beberapa hari dulu baru bisa melaut kembali," katanya.

Dalam kondisi normal di Gudang Lelang setiap hari pasti ada bongkaran ikan. Namun, sudah beberapa hari ini tidak ada yang bongkaran ikan dari kapal yang melaut.

“Sudah beberapa hari ini memang tidak ada bongkaran ikan dari nelayan, biasanya setiap hari itu ada bongkaran. Ya itu tadi dikarenakan sekarang ini harus menunggu beberapa hari dulu baru bisa melaut kembali. Biasanya kan segantian jadi ada yang baru berlayar kemudian ada yang pulang untuk bongkaran. Jadi enggak ada putusnya, setiap hari pasti ada yang bongkaran," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Dian. Dia mengatakan para nelayan baru bisa melaut jika sudah mendapatkan solar. "Ya sekarang solar susah didapatkan sehingga nelayan harus menunggu dan menganggur selama beberapa hari," ujarnya.

Para nelayan berharap bisa mudah mendapatkan solar agar bisa tetap melaut setiap saat meskipun harganya naik. “Iya, syukur-syukur kalau harganya juga bisa turun,” katanya.

Dari pantauan Lampost.co, suasana di Gudang Lelang sepi hanya ada beberapa pedaganag yang berjualan. Padahal, biasanya walaupun siang hari banyak pedagang yang berjualan ikan.

EDITOR

Muharram Candra Lugina


loading...



Komentar


Berita Terkait