#rusiaukraina#beritainternasional

NATO Terbangkan Drone ke Wilayah Rusia

NATO Terbangkan Drone ke Wilayah Rusia
Bendera berlogo NATO. (MATEUSZ SLODKOWSKI / AFP)


Pskov (Lampost.co) -- Pesawat nirawak milik Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) dituding berusaha melintasi perbatasan Pskov di wilayah Rusia. Bahkan sebelum terjadinya invasi Moskow ke Ukraina. Tudingan dilayangkan Gubernur Pskov, Mikhail Vedernikov.

"Kami belum pernah memberitakan hal ini, tapi sejumlah kendaraan udara nirawak dan pesawat jenis lainnya sempat berusaha melintasi perbatasan secar ilegal," kata Vedernikov, dikutip dari lama jpost, Minggu, 27 November 2022.

BACA JUGA: Ukraina Berada di Posisi Tersulit Selama Perang dengan Rusia

"Interaksi 'damai' semacam itu sudah ada, bahkan sebelum dimulainya operasi militer khusus. Sudah jelas, aktivitas semacam itu kini sudah semakin meningkat," sambungnya.

Istilah 'Operasi Militer Khusus' merujuk pada invasi Rusia ke Ukraina yang diperintahkan Presiden Vladimir Putin pada Februari lalu.

Pskov berlokasi di sepanjang wilayah Rusia yang berbatasan dengan Estonia, Latvia dan Belarusia. Estonia dan Latvia adalah dua negara anggota NATO.

Tuduhan Vedernikov disampaikan beberapa hari usai Rusia mengeklaim pasukan Ukraina menyerang Sevastopol di Krimea dengan dua serangan drone.

Akhir Oktober lalu, dua helikopter tempur Ka-52 milik Rusia hancur dalam sebuah ledakan di pangkalan udara Ostrov di Pskov, menurut keterangan Direktorat Intelijen Kementerian Pertahanan Ukraina. Ledakan itu disebut-sebut diakibatkan adanya sabotase bahan peledak di dekat helikopter. Pangkalan udara Ostrov berlokasi sekitar 30 kilometer dari perbatasan Rusia.

Rusia menggunakan drone, termasuk tipe kamikaze buatan Iran, dalam melancarkan serangan ke sejumlah wilayah di Ukraina. Penggunaan drone semacam itu meningkat dalam beberapa bulan terakhir.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait