#DBD

Natar Komitmen Tekan Kasus DBD

Natar Komitmen Tekan Kasus DBD
Mengantisipasi lonjakan kasus DBD, seluruh puskesmas di Kecamatan Natar memberi penyuluhan ke masyarakat. Febi Herumanika / Lampost.co


Kalianda (Lampost.co) -- Sejumlah puskesmas di Kecamatan Natar terus mensosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, guna mengantisipasi lonjakan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Lampung Selatan.

Beberapa puskesmas tersebut di antaranya Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari, Branti Raya, Hajimena, dan Natar. Petugas turun langsung ke setiap kampung dan desa-desa untuk memberi penjelasan atau penyuluhan bahwa kebersihan adalah modal utama mengurangi angka kasus DBD.

Dari data yang dihimpun dari Januari - April setidaknya Puskesmas Branti Raya terhitung sudah mencatat 8 orang terkonfirmasi DBD, sementara Puskesmas Natar 2 orang, Hajimena 5 orang, dan Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari mencatat ada 1 kasus.

"Baru-baru ini petugas sosialisasi turun langsung ke Desa Candimas serta desa sekitar mensosialisasikan dan praktik langsung bahwa jentik nyamuk bisa berkembang di tempat sampah atau barang bekas yang menyimpan genangan air," kata Kepala UPT Puskesmas Brnati Raya, Selasa 27 April 2021.

Kepala UPT Puskesmas Rawat Inap Tanjungsari Evi Marlina, memastikan petugas rutin mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan. "Barang bekas, terutama yang digenangi air bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk. Harus dimusnahkan," katanya.

Kepala UPT Puskesmas Natar, Nessi Yunita mengungkapkan masyarakat diharapkan jangan lalai menjaga kebersihan dengan begitu angka kasus DBD di Natar pasti berkurang.

"Kasus ini kan semakin hari-semakin berkurang, tetapi kami meminta kepada masyarakat jangan abai dengan kebersihan, dengan bersih kita pasti bisa terhindar dari DBD," ungkapnya.

Kepala UPT Puskesmas Hajimena Riswan menjelaskan imbauan dan turun langsung ke desa terus dilakukan mengingat kasus DBD ini masih ada meski pun tidak banyak.

"Berarti kan masih ada walau tidak banyak, untuk itu kami selalu turun melakukan sosialisasi jaga kesehatan dengan kebersihan lingkungan. Bersih ini kan untuk kita sendiri, kalau bersih pasti sehat, bagi masyarakat yang merasa kurang enak badan silakan periksa jangan dibiarkan karena DBD sangat berbahaya," kata dia.

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait