#kpk#unila

Nasib Mahasiswa Jalur Suap Ditentukan Plt Rektor

Nasib Mahasiswa Jalur Suap Ditentukan Plt Rektor
Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Muhamad Komarudin. Lampost.co/Andre Prasetyo Nugroho


Bandar Lampung (lampost.co) – Nasib mahasiswa Fakultas Kedokteran Unila yang masuk melalui jalur mandiri akan ditentukan Plt Rektor Unila.

"Gugur atau tidak nanti akan diambil sikap dari administrasi penerimaan mahasiswa baru," kata Humas Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unila, Muhamad Komarudin, saat ditemui, Minggu, 21 Agustus 2022.

Ia menjelaskan Jalur mandiri SMMPTN-Barat memiliki prosedur operasi baku (POB). "Mekanismenya dilakukan seperti jalur lain, seperti SBMPTN," ujarnya.

Menurutnya, proses SMMPTN-Barat memiliki proses yang transparan dan akuntabel. Namun, dengan adanya kejadian tindak pidana itu menjadi bahan evaluasi.

"Ketika mereka melakukan itu, ketika diterima baru bayar suap. Tapi, itu mereka di luar SPI yang legal," ujarnya.

Berdasarkan penilaian KPK, kasus suap terjadi akibat proses ujian memakan waktu yang lama. Namun, hal tersebut karena keterbatasan unit komputer.

"Ke depan prosesnya dengan memperbanyak komputer agar ujian dipersingkat, sehingga proses nego suap tidak dilakukan," ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV  Bidang Perencanaan, Kerja sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Prof. Suharso, mengatakan batasan masuk di Fakultas Kedokteran (FK) Unila memiliki sumbangan pembangunan institusi (SPI) sebesar Rp250 juta.

"Kemudian para orang tua mahasiswa dipersilahkan melebihi di atas Rp250 juta dan itu sah," katanya.

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait