#ibukotabaru

Nasib IKN Nusantara Bergantung Sikap Politik Usai Pemilu 2024

Nasib IKN Nusantara Bergantung Sikap Politik Usai Pemilu 2024
Desain Ibu Kota Baru. Foto: Kementerian PUPR.


Jakarta (Lampost.co) -- Kepala Departemen Politik dan Sosial Center for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, menilai pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) baru sangat bergantung pada sikap politik dan anggaran usai pemilihan umum (Pemilu) 2024. Nasib IKN bergantung pada dua hal tersebut sehingga terdapat kemungkinan dibatalkan.

"Seberapa besar anggaran untuk IKN dan komitmen politik itu dilandaskan pada perencanaan pembangunan jangka panjang," terang Arya kepada Media Indonesia, Minggu, 6 Maret 2022.

Baca juga: Purnawirawan TNI Gugat UU IKN ke MK

Menurut dia, faktor yang paling menentukan dari keduanya ialah sikap presiden baru dan peta politik usai Pemilu 2024. Bila sejalan dengan presiden saat ini, IKN yang dicanangkan di Kalimantan Timur itu dapat terealisasi.

"Secara politik bisa saja IKN dilanjutkan atau tidak tergantung prioritas pembangunan dari presiden hasil pemilu 2024," ujar dia. 

Arya menjelaskan faktor kedua yakni porsi anggaran IKN baru yang sangat besar. Poin ini turut menyumbangkan penentu nasib IKN baru pascapemilu 2024.

"Postur IKN baru sangat besar yang membebani APBN. Dengan begitu IKN yang akan berada di wilayah bernama Nusantara itu bergantung pada ketersediaan anggaran," papar dia.

Arya menilai keberadaan undang-undang IKN belum menjadi garansi kelangsungannya. Sebab, UU merupakan sikap politik yang dapat sewaktu-waktu berubah, bahkan berbalik arah. 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan

loading...




Komentar


Berita Terkait