#nasdem#minyakgoreng

NasDem Pertanyakan Keterlibatan Pejabat di Korupsi Minyak Goreng

NasDem Pertanyakan Keterlibatan Pejabat di Korupsi Minyak Goreng
Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali (tengah). Medcom.id/Anggi


Jakarta (Lampost.co) -- Partai NasDem mempertanyakan praktik korupsi minyak goreng di Kementerian Perdagangan. Terutama, terkait keterlibatan Direktur Jenderal (Dirjen) nonaktif Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana.


"Justru kalau saya melihat korupsi di Mendag ini apakah hanya dilakukan dirjen saja tanpa sepengetahuan atasannya (Menteri Perdagangan Muhammad Luthfi)?" kata Wakil Ketua Umum (Waketum) NasDem Ahmad Ali saat dihubungi, Rabu, 27 April 2022.

Baca juga: 37 Perusahaan Minyak Goreng Dipanggil KPPU, Dua dari Lampung

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) NasDem Sulawesi Tengah (Sulteng) itu menilai ekspor crude palm oil (CPO) merupakan salah satu kebijakan strategis. Pimpinan suatu lembaga dinilai harus mengetahui kebijakan tersebut. 

"Apakah kebijakan CPO itu berjalan sendiri tanpa ada persetujuan di atasnya? Biasanya hal-hal strategis seperti itu harusnya diketahui atasannya," ungkap Ahmad Ali.

Hal lain yang menjadi pertanyaan, yaitu aliran dana korupsi. Pasalnya, timbul beberapa spekulasi terhadap kasus korupsi yang ditangani Kejaksaan Agung tersebut. 

Salah satunya terkait aliran uang hasil praktik culas tersebut. Ali menduga praktik korupsi terjadi untuk pencapresan.

"Supaya tidak menjadi asumsi menjadi liar, saya minta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas ini," sebut Ahmad Ali.

Anggota Komisi III itu meminta aparat penegak hukum berkolaborasi mengusut kasus ini. Sehingga, pengungkapan kasus bisa dilakukan dengan cepat agar tidak ada spekulasi liar. 

"Jadi tidak hanya kejaksaan, KPK bisa melihat ini supaya jelas. Siapa pun yang bermain di situ harus diungkap supaya tidak terjadi pengalihan isu macam-macam," ujar dia.

 

 

 

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait