#TERORIS#DENSUS88#METRO

Napi Terorisme Asal Aceh Dapat Bebas Bersyarat di Lapas Metro

Napi Terorisme Asal Aceh Dapat Bebas Bersyarat di Lapas Metro
Pelepasan mantan napi terorisme asal Aceh di Balai Permasyarakatan (Bapas) Metro, Kamis, 30 Juni 2022. (Lampost.co/Bambang Pamungkas)


Metro (Lampost.co) -- Seorang narapidana terorisme asal Aceh mendapatkan remisi bebas bersyarat setelah menjalani masa hukuman satu tahun enam bulan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kota Metro. 

Data yang dihimpun Lampost.co, napi terorisme tersebut bernama Muhammad Irfan alias Abu Usamah Bin Hafdi Hamzah (26) asal Aceh masuk dalam jaringan Islamic State of Iraq and Syiria(ISIS). Muhammad Irfan alias Abu Usamah merupakan jaringan ISIS yang tertangkap di Bangkok, Thailand ketika hendak pergi ke Suriah dan dideportasi kembali ke Indonesia.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pembinaan Pendidikan (Kasi Binadik) Lapas Kelas II A Kota Metro, Rohmadi mengatakan, terdakwa Irfan ini telah memenuhi syarat untuk mendapatkan remisi, sehingga bisa bebas bersyarat. Dengan demikian, perlu dilakukan pemberkasan di Kejaksaan Negeri (Kejari) dan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kota Metro. 
 
"Muhammad Irfan ini sudah berikrar setia kepada NKRI sejak 30 Maret 2021. Dia juga tercatat tidak pernah melakukan perbuatan menyimpang dan taat terhadap aturan selama menjalani masa tahanan," kata dia, Kamis, 30 Juni 2022. 
 
Rohmadi menyebut, selama di Lapas, yang bersangkutan sangat mengikuti aturan-aturan yang ada di Lapas. 

"Dia cukup proaktif. Dengan kawan-kawan di Lapas juga baik dan sama pegawai juga respect," ungkapnya. 

Dia menambahkan, selama menjalani masa tahanan terhitung mulai Desember 2020 hingga Juni 2022, Napi teroris pemilik nama lain Abu Usamah itu aktif dalam kegiatan keagamaan.

"Dia masuk ke Lapas Metro dari akhir tahun 2020, selama di Lapas Metro rajin mengikuti kegiatan keagamaan dan olahraga," terangnya.

Rohmadi juga menerangkan, kini masih tersisa dua Napiter lain yang menjalani masa hukuman di Lapas kelas IIA Kota Metro.

"Sampai hari ini masih ada dua Napiter lagi di lapas dan semuanya sudah berikrar setia kepada NKRI," tandasnya.

Muhammad Irfan alias Abu Usamah Bin Hafdi Hamzah dipindahkan ke Lapas kelas IIA Kota Metro pada akhir tahun 2020 dari Lapas Gunung Sindur, Bogor.

Baca juga: Rekam Jejak 3 Napi Terorisme di Lapas Metro

Pada kesempatan yang sama, mantan napi terorisme, Muhammad Irfan alias Abu Usamah mengaku akan langsung pulang ke kampung halaman yang berada di Provinsi Aceh untuk menemui orang tuanya. 

"Pulang ke Aceh dan bekerja. Paling lama istrahat sebulanan, karena ini kan dekat dengan Lebaran Haji juga," ucapnya. 

Muhammad Irfan mengaku, orang pertama yang akan ditemuinya ialah kedua orangtuanya di Aceh. Dia juga berjanji tidak akan terjerumus dalam jaringan terorisme.

"Alhamdulillah saya sangat senang dan sangat bahagia. Ini saya akan langsung berangkat ke Aceh," ungkapnya.

Muhammad Irfan menitipkan pesan kepada seluruh penghuni Lapas Kelas IIA Kota Metro untuk berperilaku baik dan dapat bebas sesuai jadwal yang diharapkan. Selain itu, dirinya juga menegaskan bahwa kelompoknya di jaringan ISIS telah sepakat untuk kembali ke pangkuan NKRI.

"Untuk teman-teman jaringan yang lainnya InsyaAllah mereka ikut kami semua, sudah satu suara ya untuk kembali ke NKRI," pungkasnya. 

 

EDITOR

Wandi Barboy


loading...



Komentar


Berita Terkait