#OSC#Medcom.id

Napak Tilas Enam Tahun OSC Medcom.id

Napak Tilas Enam Tahun OSC Medcom.id
Wakil Ketua Dewan Redaksi Media Group Abdul Kohar. Dok Medcom.id


Jakarta (Lampost.co) -- Penyelenggaraan Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id telah memasuki tahun keenaam. Selama kurun waktu itu, OSC terus berkembang dan tak pernah lelah menjaring siswa berprestasi untuk melanjutkan kuliah di perguruan tinggi berkualitas.

 

Ide memberikan beasiswa pendidikan secara penuh ini berangkat dari eksistensi Media Group dalam hal bantuan kebencanaan. Hingga akhirnya, muncul keinginan untuk memberikan bantuan pendidikan kepada pelajar di Indonesia.

"Banyak orang yang pintar sebenarnya. Tapi karena ketidakmampuan dana akhirnya tidak kuliah," cerita Wakil Ketua Dewan Redaksi Media Group, Abdul Kohar, kepada Medcom.id, Jumat, 29 Januari 2021.

Direktur Utama PT Masa Kini Mandiri, penerbit Surat Kabar Harian Umum Lampung Post itu juga menegaskan, tidak boleh ada siswa berprestasi putus sekolah dan tidak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Angka putus sekolah ke jenjang pendidikan tinggi pun harus ditekan semaksimal mungkin.

Berangkat dari semangat itu, upaya skala kecil mulai dicoba. Konsep penjaringan siswa berprestasi dengan metode tes berbasis online ditawarkan ke beberapa perguruan tinggi. Gayung bersambut, sejumlah kampus swasta di Jakarta dan Tangerang memberikan respons positif. 

Tercatat lima kampus swasta memutuskan bermitra dengan program beasiswa besutan portal berita dan video Medcom.id ini. Ketika itu, OSC berhasil memberikan 50 beasiswa kepada para siswa terpilih untuk menempuh pendidikan tinggi secara gratis.

"Media Group, dengan wataknya yang selalu menjadi pionir, maka kami berusaha menemukan itu. Lalu, kemudian kami terus melakukan evaluasi, meningkatkan kerja sama ke tingkat kampus yang bukan hanya di Jawa," terang dia.

Seiring waktu, OSC Medcom.id kian dipercaya kampus untuk menjaring siswa berprestasi di pelosok negeri. Masuk tahun keempat, OSC Medcom.id berhasil menggandeng perguruan tinggi swasta di Indonesia timur.

"Kami mendapat respons yang baik. Jejaring semakin luas. Medcom.id menjembatani peningkatan angka partisipasi pendidikan selaras dengan spirit pemerataan pendidikan," sebut dia.

Kini, ada 19 perguruan tinggi swasta yang bekerja sama dengan total 440 beasiswa diberikan. Bahkan kini, beasiswa bukan hanya untuk jenjang S1 namun juga program pascasarjana (S2).

Bagi Kohar, OSC Medcom 2020 paling spesial. Sebab, kompetisi beasiswa online terbesar di Indonesia ini mampu melewati rintangan yang tak pernah terbayangkan, yakni pandemi covid-19.

Meski diterpa pandemi, semangat program beasiswa OSC Medcom.id tidak mati. Malah, menjadi jalan bagi para siswa yang kesulitan ekonomi di tengah pandemi.

"Tapi cita-cita kami belum selesai. Kami ingin lebih dari ini. Ke depan kami berupaya memberikan sumbangan bantuan yang lebih. Tak hanya biaya kuliah saja tapi juga membantu biaya hidup juga, yang paling tidak bagi mereka yang paling membutuhkan itu," tutur Kohar.

OSC merupakan program kolaborasi antara Medcom.id dengan Perguruan Tinggi Swasta terbaik melalui perannya sebagai penyedia beasiswa. Dengan OSC, peserta tidak lagi perlu datang secara fisik ke perguruan tinggi untuk mendaftarkan diri, melainkan cukup mengikuti proses pendaftaran, seleksi hingga wawancara secara daring atau online.

OSC Medcom.id 2020 didukung Citilink Indonesia,  Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sharp Indonesia, serta Bimbingan Belajar Smarrt. Berikut daftar 19 Perguruan Tinggi Swasta dan jumlah pendaftar beasiswa S1 maupun S2 OSC Medcom.id 2020:

1. Universitas Mercu Buana
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 3.119 pendaftar. Serta, menampung 18 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 755 pendaftar.

2. Universitas Multimedia Nusantara
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 1.314 pendaftar.

3. Universitas Trisakti
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 5.951 pendaftar.

4. Presiden University
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 466 pendaftar.

5. PPM School of Management
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 721 pendaftar. Serta, menampung 10 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 753 pendaftar.

6. Institut Teknologi Nasional Bandung
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 2.907 pendaftar.

7. Universitas Kristen Marantha
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 479 pendaftar.

8. Telkom University
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 10.262 pendaftar. Serta, menampung 10 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 1.694 pendaftar.

9. Universitas Stikubank Semarang
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 573 pendaftar.

10. Universitas Kristen Satya Wacana
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 1.334 pendaftar.

11. Universitas Kristen Duta Wacana
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 496 pendaftar. Serta, menampung 1 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 132 pendaftar.

12. Universitas Gajayana Malang
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 578 pendaftar. Serta, menampung 5 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 415 pendaftar.

13. Universitas Islam Malang
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 1.461 pendaftar. Serta, menampung 10 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 1.348 pendaftar.

14. Universitas 17 Agustus 1945
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 2.046 pendaftar.

15. Universitas Ciputra
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 1.367 pendaftar.

16. Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 764 pendaftar. Serta, menampung 6 penerima beasiswa S2 dari total sebanyak 390 pendaftar.

17. Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 892 pendaftar.

18. Universitas Fajar Makassar
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 316 pendaftar.

19. Universitas Muslim Indonesia
Menampung 20 penerima beasiswa S1 dari total sebanyak 1.313 pendaftar. 

EDITOR

Winarko

loading...




Komentar


Berita Terkait