#kahmi#muswil

Muswil KAHMI Lampung Wadah dalam Memberikan Kontribusi bagi Pembangunan Daerah

Muswil KAHMI Lampung Wadah dalam Memberikan Kontribusi bagi Pembangunan Daerah
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menghadiri Musyawarah Wilayah III Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung di Ballroom Swiss Belhotel Bandar Lampung, Minggu, 22 November 2020. Dok.


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Lampung menggelar Musyawarah Wilayah III di Ballroom Swiss Belhotel Bandar Lampung, Minggu, 22 November 2020. Muswil tersebut sebagai wadah untuk regenerasi dan merumuskan langkah-langkah strategis ke depan.

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Sigit Pamungkas, Ketua Harian PMW KAHMI Lampung Abi Hasan Mu'an, dan Ketua Pengurus Majelis Daerah KAHMI kabupaten/kota se-Lampung, serta stakeholder tekait.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi dalam arahannya mengucapkan selamat atas terselenggaranya Musyawarah Wilayah III. Gubernur berharap agar muswil kali ini dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah.

Berita terkait: Abi Hasan Mu'an Terpilih Jadi Koordinator Presidium KAHMI Lampung

Gubernur juga memaparkan visi-misi Rakyat Lampung Berjaya yang diimplementasikan dalam 33 janji kerja, di antaranya program Kartu Petani Berjaya, pengembangan ekonomi kerakyatan, dan kawasan wisata terpadu di Bakuheni guna menunjang sektor pariwisata.

"Sebagai seorang yang dibesarkan HMI, saya mendukung dan mengapresiasi dilaksanakannya muswil ini. Semoga dapat menghasilkan rumusan-rumusan yang dapat diimplementasikan dalam pembangunan daerah," kata Gubernur dalam keterangan tertulis, Minggu, 22 November 2020.

Sementara itu, Koordinator Presidium Majelis Nasional KAHMI Sigit Pamungkas menyatakan HMI adalah organisasi yang berlandaskan intelektualitas. Oleh karena itu, diharapkan KAHMI dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan.

"Kekuatan kita bukan terletak pada kekuatan massa, tapi pada intelektualitas dan ide. Agar ide tersebut dapat mendarat di tempat yang tepat, harus bekerja sama dengan semua stakeholder dalam hal ini pemerintah daerah, terutama Pemerintah Provinsi Pampung," katanya.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...




Komentar


Berita Terkait