#korupsi#mustafa

Mustafa Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp17,1 M Kasus Fee Proyek

Mustafa Divonis 4 Tahun Penjara dan Denda Rp17,1 M Kasus <i>Fee</i> Proyek
Suasana pembacaan vonis kasus fee proyek Pemkab Lamteng yang menjerat nama mantan Bupati Mustafa, Senin, 5 Juli 2021. Lampost.co/Asrul Septian Malik


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Eks Bupati Lampung Tengah (Lamteng) Mustafa divonis empat tahun penjara atas korupsi fee proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamteng tahun anggaran 2018 dalam sidang di PN Tipikor Tanjungkarang, Senin, 5 Juli 2021.

Dalam sidang tersebut Mustafa hadir secara daring dari LP Sukamiskin. Begitu pun Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Taufiq Ibunugroho juga hadir via online lantaran adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa dan Bali.

Menurut Majelis Hakim, Mustafa terbukti melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 B Undang-undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Mustafa empat tahun penjara dan denda Rp300 juta. Apabila tidak dibayar diganti dengan tiga bulan kurungan penjara," ujar Majelis Hakim Efiyanto, Senin, 5 Juli 2021. 

Baca: Jaksa KPK Ikuti Sidang Vonis Mustafa via Daring

 

Mustafa juga dijatuhi pidana tambahan uang pengganti Rp17,14 miliar sekaligus pencabutan hak politik selama dua tahun.

"Apabila dalam satu bulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap tidak dibayar, maka harta dan asetnya akan disita dan dilelang. Jika tidak mencukupi maka diganti dengan pidana dua tahun penjara," katanya.

Atas putusan tersebut, Mustafa menyetujui vonis empat tahun penjara. Hanya saja ia keberatan dengan besaran uang pengganti. 

"Dalam pledoi saya, apapun putusan saya terima. Hanya saja saya keberatan dengan uang pengganti sebesar Rp17,14 miliar karena saya enggak menikmati," katanya.

Vonis Mustafa lebih rendah dari tuntutan JPU KPK yakni lima tahun penjara dan denda Rp400 juta subsider empat bulan kurungan. Mustafa juga dibebakan uang pengganti Rp24,6 miliar serta pencabutan hak politik untuk dipilih dalam jabatan publik selama empat tahun. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait