#obituarium#ketuaDewanPers

Mukri Kenang Azyumardi Azra Sosok Terbuka dan Pluralitas

Mukri Kenang Azyumardi Azra Sosok Terbuka dan Pluralitas
Prof Azyumardi Arza. (Foto:Dok)


Bandar Lampung (Lampost.co)--Rektor UIN Raden Intan Lampung (RIL) periode 2010-2022  Prof. Mukri menyatakan Prof Azyumardi Arza adalah sosok senior yang terbuka dan berpulangnya Azyumardi menjadi kehilangan besar dunia kampus.

"Beliau banyak menginspirasi dengan pola hidupnya yang terbuka dan sangat pluralitas dan menghargai perbedaan, Saya kira  beliau menjadi guru kita semua," katanya saat dihubungi, Minggu, 18 September 2022, terkait berpulangnya Ketua Dewan Pers yang uga mantan Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.

Azyumardi adalah cendekiawan Muslim yang menorehkan banyak prestasi sebelum terpilih menjadi Ketua Dewan Pers untuk periode 2022-2025. Ia baru saja dilantik memimpin Dewan Pers pada Mei lalu.

Sehingga bukan hanya civitas Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang merasa kehilangan, tapi bangsa Indonesia merasa kehilangan.

Berita Terkait: Ketua Dewan Pers Azyumardi Azra Meninggal Dunia di Malaysia

"Orang dengan kapasitas dan integritasnya, dan kita sangat kehilangan," ujarnya.

Mukri pun memiliki kesan bersama Azyumardi. Ia bercerita ketika menjadi rektor UIN sering diundang ke Lampung, Azyumardi  yang termasuk mengusulkan visi UIN RIL sebagai kampus yang berwawasan lingkungan.

Karena usuluan Azyumardi itu, Mukri menganggap Azyumardi adalah sosok yang sangat menginspirasi.

"Ketika saya jadi rektor UIN saya concern di lingkungan. Dan saya terapkan di UIN Raden Intan Lampung kampus yang berwawasan lingkungan," tuturnya.

Terakhir ia mengatakan nilai- nilai yang dapat diambil dari kepulangan Ketua Dewan Pers ini adalah sosok yang sangat kritis dan tak jarang mengkritik pemerintah dengan narasi yang menyejukan.

"Beliau merupakan tokoh media melalui tulisan beliau sangat kritis dan kritiknya dengan diksi yang menyejukan.Ada perspektif yang beda tapi enak dan semua pasti mendengar dan menerima kritik beliau," pungkasnya.

EDITOR

Sri Agustina


loading...



Komentar


Berita Terkait