#MUI#wisatahalal#pesawaran

MUI Dorong Pemkab Pesawaran Keluarkan Perda Wisata Halal

MUI Dorong Pemkab Pesawaran Keluarkan Perda Wisata Halal
Foto: Lampost.co/Putra Pancasila Sakti


Pesawaran (Lampost.co) -- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung, meminta Pemerintah Kabupaten Pesawaran untuk mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) atau Peraturan Daerah (Perda) terkait wisata halal.

Hal ini disampaikan Dr KH Khairudin Tahmid ketua MUI Provinsi Lampung, saat menghadiri pembukaan rapat kerja daerah (Rakerda) ke-III MUI tahun 2019, di gedung Balai Prajurit Marinir Brigif IV Marinir BS di Padang Cermin.

"Kita ketahui bersama Kabupaten Pesawaran ini, terkenal dengan tempat wisata yang sudah terkenal baik nasional maupun di internasional, seperti Pahawang," jelasnya. Jumat, 22 November 2019.

"Jadi tadi saya tanya dengan pak Bupati, sudah ada regulasinya belum terkait wisata halal ini, beliau mengatakan sudah ada tapi baru bentuk edaran saja, jadi menurut saya ini perlu diperkuat dengan dasar hukum yang kuat juga," tambahnya. 

Dirinya juga mengatakan, kegiatan Rakerda ini memang rutin dilakukan, setelah tahun kemarin dilaksanakan di Kabupaten Pringsewu, dan saat ini Pesawaran menjadi tuan rumah.

"Kalau yang sudah sudah kegiatan Rakerda ini, diadakan di aula pemerintah, ataupun di masjid, tapi kali ini di Pesawaran spesial, karena pelaksanaannya dilakukan di markas Brigif IV marinir, jadi saya berterima kasih kepada semua kalangan yang telah mendukung dan menyiapkan tempat agar berlangsungnya acara ini," ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, yang turut hadir pada acara tersebut, mengatakan, setelah tempat wisata yang ada di Pesawaran mulai dikenal, dirinya sudah memberikan surat edaran kepada para pengelola tempat wisata, terkait wisata halal.

"Dan masyarakat juga harus mengetahui terlebih dahulu, apa itu wisata halal dan syariah ini beda, kalau syariah para wisatawan harus bisa menunjukkan akte nikah, kalau halal itu dari produk-produk yang disajikan kepada wisawatan harus  halal," ujarnya. 

"Karena Lampung sudah ditetapkan menjadi destinasi unggulan, dan sebelum ini menjadi industri besar, kita sudah bicara wisata halal, dan saya rasa memang penting kita tanamkan kepada pengelola dan masyarakat terkait wisata halal ini dari sekarang," pungkasnya. 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

loading...




Komentar


Berita Terkait