#COVID-19LAMPUNG#IDULFITRI

MUI Bandar Lampung Imbau Warga Gelar Salat Idulfitri di Rumah 

MUI Bandar Lampung Imbau Warga Gelar Salat Idulfitri di Rumah 
Ilustrasi:Medcom.id


 

Bandar Lampung (lampost.co) -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung resmi melarang pelaksanaan salat Idulfitri di lapangan dan masjid bagi wilayah zona merah dan oranye. Kebijakan itu disampaikan melalui Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor 045.2/1807/02/2021.

Sekretaris MUI Bandar Lampung, Abdul Aziz, mengimbau masyarakat tidak perlu bingung. Salat Idulfitri bisa dilaksanakan secara sederhana di rumah. Ia mengatakan tidak ada syarat khusus ihwal jumlah jemaah dalam salat id. Dalam artian, cukup dengan keluarga, saudara, atau tetangga terdekat.

"Bisa keluarga satu rumah saja, kalau mau ajak saudara tetangga bisa dengan memanfaatkan halaman rumah," ujarnya melalui telepon, Rabu, 12 Mei 2021.

Ia menjelaskan yang membedakan dengan salat wajib adalah khotbah. Penyampaian khotbah bisa menunjuk seseorang yang sudah balig dan memenuhi syarat. Terkait materi, masyarakat cukup mencari materi yang sederhana dan mudah. Terlebih saat ini banyak aplikasi atau buku yang berisi kumpulan khotbah.

"MUI juga punya buku panduan bahkan materinya, bisa dilihat di website atau di YouTube," ungkapnya.

Selain itu, yang membedakan dengan salat lainnya adalah jumlah takbir. Pada rakaat pertama takbir dibaca tujuh kali dengan dijeda bacaan zikir. Kemudian, pada rakaat kedua ada lima kali takbir dengan bacaan sama.

"Jadi, sama saja. Hanya niat dan jumlah takbir, serta ada khotbah saja bedanya," kata dia.

EDITOR

Wandi Barboy

loading...




Komentar


Berita Terkait