#tubaba#beritalampung

Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD Tubaba Tak Pengaruhi Aktivitas Legislatif

Mosi Tidak Percaya Ketua DPRD Tubaba Tak Pengaruhi Aktivitas Legislatif
Gedung DPRD Tubaba. Lampost.co/Merwan


Panaragan (Lampost.co) -- Mosi tidak percaya terhadap ketua DPRD Tulangbawang Barat (Tubaba) yang dilakukan lima fraksi tidak mempengaruhi kegiatan sekretariat dan jadwal rapat kelembagaan.


Sekretaris DPRD Tubaba, Rudi Riansyah, menjelaskan sesuai agenda DPRD melakukan pembahasan perda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2021. Pembahasan tersebut tetap berjalan sesuai jadwal ditingkat komisi.

"Sekarang semua komisi sedang hearing dengan OPD terkait pelaksanaan APBD 2021. Artinya, tidak ada kegiatan di dewan yang terhenti atau terhambat dan hearing dimulai dari kemarin," ujarnya.

Dia mengatakan mosi tidak percaya terhadap ketua dewan tidak masuk dalam ranah sekretariat. Sebab, hal tersebut ranah fraksi yang ditujukan kepada satu pimpinan dan masuk dalam ranah politik.

 "Di dewan ini ada ketua dan dua wakil ketua serta alat kelengkapan dewan lainnya. Jika ketua tidak hadir maka bisa dipimpin wakil ketua karena pimpinan DPRD punya mekanisme kolektif kolegial. Sehingga urusan tersebut bisa didelegasikan kepada pimpinan lain," ungkapnya.

Bahkan, lanjutnya, larangan ketua dewan tidak diperbolehkan memimpin rapat menjadi keputusan fraksi-fraksi dan sekretariat hanya bertugas memfasilitasi kegiatan-kegiatan DPRD sesuai jadwal yang ditetapkan badan musyawah (Banmus) DPRD. 

"Semua jadwal sidang dan kegiatan dewan ditetapkan dalam rapat Banmus. Dari jadwal itu kami menyiapkan fasilitas sesuai tugas sekretariat. Kalau ketua tidak boleh memimpin rapat itu ranahnya para anggota dewan,"ungkapnya

 

EDITOR

Effran Kurniawan


loading...



Komentar


Berita Terkait