#beritalampung#beritabandarlampung#ekbis

Molen Abah Agus, Cita Rasa Molen Aneka Rasa yang Turun-Temurun

Molen Abah Agus, Cita Rasa Molen Aneka Rasa yang Turun-Temurun
Dwi sedang menggoreng molen pisang. Foto: Ratih Septi Antika - Luksa Adi Guntoro


Bandar Lampung (Lampost.co): Salah satu jajanan khas pinggir jalan yang sering kita jumpai yaitu molen. Kudapan satu ini biasanya dengan isian berupa pisang yang dililit adonan tepung pipih dan digoreng hingga kecokelatan.

Rasanya tidak jauh berbeda dengan pisang goreng pada umumnya, hanya saja kini molen banyak dibuat dengan berbagai varian rasa. 

Molen Abah Agus di Jalan Kapten Tandean, Palapa, Tanjungkarang pusat, Bandar Lampung, menjual molen dengan berbagai varian rasa yang membuat banyak masyarakat tertarik untuk membelinya. Mulai dari rasa keju, cokelat, dan original. Tidak hanya itu, harga molen berbagai varian rasa ini juga sangat terjangkau harganya yaitu Rp5 ribu untuk 1 porsinya.

Baca juga:  Pemkot Akan Kembali Gelar Pasar Murah Jika Harga Bahan Pokok Naik

Usaha Molen Abah Agus ini merupakan usaha turun temurun yang sudah ada sejak tahun 90-an sampai sekarang dilanjutkan Dwi, anak kedua Abah Agus.

Dwi (25) berjualan mulai pukul 09.00--17.00 dengan menghasilkan omet minimal sebesar Rp800 ribu per hari. "Biasanya buka dari jam 9 pagi sampai 5 sore. Kalau penghasilannya minimal Rp800 ribu per hari dan itu tergantung dengan ramai tidaknya pengunjung disini," ujar Dwi, Selasa, 6 Desember 2022.

Meskipun Dwi tidak melanjutkan pendidikannya dan memutuskan untuk meneruskan usaha abahnya ini, dia merasa bahagia karena usaha yang dirintis abahnya tersebut dapat memenuhi kebutuhan keluarganya. "Saya berharap usaha ini akan semakin sukses," kata dia. (Ratih Septi Antika - Luksa Adi Guntoro)

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait