#beritalampung#beritatulangbawang#bbm

Modus Penimbunan Solar di Tulangbawang dengan Membeli Berkeliling ke SPBU

Modus Penimbunan Solar di Tulangbawang dengan Membeli Berkeliling ke SPBU
Barang bukti solar yang simpan dalam jeriken diamankan Polres Tulangbawang. Lampost.co/Ferdi Irwanda


Menggala (Lampost.co): Kasat Reskrim Polres Tulangbawang AKP Wido Dwi Arifiya Zaen mengatakan modus WI (50) untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar dengan cara berkeliling membeli solar di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Tulangbawang. 

Warga Lingkungan Kibang, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala itu ditetapkan sebagai tersangka kasus praktik penimbunan BBM.

"Pelaku WI menjalankan modusnya dengan berulang kali mengisi BBM dengan truk di SPBU yang ada di Tulangbawang," kata Wido, kepada Lampost.co, Sabtu, 17 September 2022.

Berita terkait: Polisi Buru Pelaku Lain Penimbunan Solar di Rawapitu Tulangbawang

Wido menjelaskan, tersangka ditangkap Jumat, 9 September 2022 pukul 09.30 WIB, di Jalan Lintas, Lingkungan Kibang, Kelurahan Menggala Tengah dengan barang bukti 410 liter solar yang tersimpan dalam 33 jerigen berbagai ukuran. 

Barang bukti lain yang turut disita yakni 20 buah jerigen kosong, satu buah selang, tiga buah corong, dua buah ember, dan satu unit mobil truk colt diesel B 9148 JK yang digunakan tersangka untuk menjalankan aksinya. 

Kasat Reskrim memastikan tidak ada keterlibatan pihak SPBU dalam aksi WI yang sudah berlangsung selama enam bulan itu.

Tersangka WI dikenakan Pasal 55 dan Pasal 53 huruf B dan D Jo Pasal 23 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi Rp 60 miliar. 

"Tidak ada keterlibatan orang SPBU karena menggunakan tangki normal," kata dia. 

Namun, Wido enggan menanggapi kemana tersangka menjual hasil penimbunan BBM.

EDITOR

Adi Sunaryo


loading...



Komentar


Berita Terkait