#WargaPesisirBarat#korbanpencurian#moduspecahkacamobil

Modus Pecah Kaca Mobil, Uang Rp70 Juta Buat Biaya Kuliah Anak Hilang

Modus Pecah Kaca Mobil, Uang Rp70 Juta Buat Biaya Kuliah Anak Hilang
Korban Helmi Putra saat diwawancara. Lampost.co/ Salda Andala


Bandar Lampung (Lampost.co)-- Warga Pesisir Barat Helmi Putra (41) menjadi korban pencurian modus pecah kaca mobil. Ia kehilangan uang sejumlah Rp70 juta yang ia ambil di bank untuk keperluan biaya sekolah kesehatan anaknya di perguruan tinggi.

"Kesini sambil jemput anak saya, uang itu juga buat keperluan biaya kuliah anak," ujarnya, Selasa, 28 Juni 2022.

Menurutnya, saat itu ia datang dari Krui, Pesisir Barat sengaja menjemput anak dan mengambil uang tunai di Bank BNI Kartini, Tanjungkarang Pusat.

Baca Juga Uang Rp70 Juta Warga Krui Raib dari Mobil

Saat tiba di Bank ia menarik uang sejumlah Rp 60 juta dan kemudian ia masukkan ke dalam tas yang sudah berisi uang Rp 10 Juta.

"Kemudian saya mampir ke Alfa, belanja, sekitar lima menit saya keluar kaca mobil sudah pecah bagian belakang sebalah kanan," katanya.

Menurutnya, saat itu ia meletakkan uang dalam tas di bagian belakang mobil. Pelaku diduga memecahkan kaca menggunakan satu unit busi.

"Ada bekas busi mobil disitu saya liat, itu pasti alat yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya," ujarnya.

Ia berharap pelaku segera ditangkap dan pelajaran bagi semua warga yang hendak mengambil uang lebih waspada.

"Pelajaran juga, hati-hati liat kiri kanan kalau bisa di mobil ada yang nunggu," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, korban melaporkan tindak pidana pencurian dengan pemberatan ke Mapolresta Bandar Lampung. Adapun laporan tersebut sudah diterima pihak Kepolisian dengan nomor registrasi LP/B/1434/VI/2022/SPKT/Polresta Bandar Lampung/Polda Lampung.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra menegaskan segera menindaklanjuti laporan tersebut.

Dennis mengatakan pihaknya masih mendalami keterangan korban serta mengumpulkan keterangan saksi di sekitar lokasi kejadian.

"Laporan sudah diterima, dan anggota kami juga sudah mengecek ke tempat kejadian perkara," ujar Dennis.

EDITOR

Dian Wahyu K


loading...



Komentar


Berita Terkait