#airlanggahartarto#covid-19

Mobilitas Warga Lampung Tinggi Jadi Alasan Penyekatan Jalan

Mobilitas Warga Lampung Tinggi Jadi Alasan Penyekatan Jalan
Petugas di posko penyekatan Sukarame sedang melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang hendak masuk wilayah Kota Bandar Lampung, Minggu, 11 Juli 2021. Lampost.co/Sukisno


Bandar Lampung (Lampost.co) -- Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut mobilitas masyarakat di Provinsi Lampung masih cukup tinggi, khususnya di Bandar Lampung. 

"Oleh karena itu harus dilakukan penyekatan yang tertib guna menekan tingkat mobilitas masyarakat. Secara nasional, mobilitas masyarakat turun minus 15 persen. Sedangkan untuk di Lampung masih di bawah 10 persen, terutama di Bandar Lampung," katanya, saat berkunjung ke Provinsi Lampung di Mahan Agung, Jumat, 13 Agustus 2021.  

Menko Ekonomi juga meminta agar Polda Lampung dan Korem 043/Garuta Hitam untuk turut hadir dalam menekan mobilitas masyarakat. Dengan begitu, diharapkan laju penularan virus covid-19 bisa ditekan.

"Jika dilihat dari Jawa, dilakukan penyekatan agar mobilitas terhambat. Saya harapkan dapat memberikan ketegasan dalam hal disiplin," tegasnya.

Baca: Pemprov Lampung Diminta Siapkan Tempat Isolasi Terpusat

 

Ia memaparkan, berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, protokol kesehatan (Prokes) harus benar-benar dijaga.

"Dari 3M, minimal satu M yang diterapkan dengan menggunakan masker secara maksimal," kata Airlangga. 

Menurutnya, untuk Kabupaten Tanggamus dan Lampung Tengah sudah level 3 sehingga mobilitas tinggi. Hal itu juga mempengaruhi kenaikan pertumbuhan ekonomi.

"Jadi pertumbuhan ekonomi berbanding terbalik dengan tingkat penyebaran kasus ketika kasus tinggi mobilitas rendah tentu diikuti pertumbuhan ekonomi yang turun," jelasnya.

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait