#pendidikan#sekolahtatapmuka

MKKS Kaji SKB 4 Menteri terkait Sekolah Tatap Muka

( kata)
MKKS Kaji SKB 4 Menteri terkait Sekolah Tatap Muka
Ilustrasi.Dok.Lampost.co

Bandar Lampung (Lampost.co) -- Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) kembali mengeluarkan surat keputusan bersama (SKB) empat menteri tentang pembelajaran selama pandemi Covid-19. Dalam SKB itu, izin untuk membuka sekolah tatap muka diperluas kepada zona kuning.

Terkait hal itu, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lampung akan menggelar pertemuan bersama kepala sekolah. Hal itu guna membahas teknis penerapan kebijakan tersebut pada sekolah di Lampung.

Hal itu diungkapkan Ketua MKKS SMA Lampung Suharto, Senin, 10 Agustus 2020. Ia mengatakan saat ini kegiatan belajar mengajar masih dilakukan secara daring. "Kebijakan ini kan baru dikeluarkan, jadi kami akan bahas lagi bagaimana penerapaannya di Lampung," ujarnya.

Hal serupa juga dikatakan Ketua MKKS SMK Lampung Edi Hardjito kepada Lampost.co. Ia mengatakan saat ini seluruh SMK masih menjalani pembelajaran daring.

"Saat ini kami masih menjalani pembelajaran melalui daring, dalam SKB itu juga diperlukan izin dari pemerintah setempat, kami akan menunggu bagaimana keputusan pimpinan nanti," ujarnya.

Diketahui, pada SKB empat menteri yang sebelum hanya sekolah yang berada di zona hijau saja diperbolehkan membuka sekolah. Selain itu, pembukaan sekolah juga mesti mendapatkan izin dari wali murid dan pemerintah setempat.

Selain itu, SKB menteri juga menyiapkan kurikulum darurat untuk diterapkan sekolah. Kebijakan itu diperuntukkan sekolah yang tidak mampu memenuhi kurikulum yang digunakan saat ini.

EDITOR

Muharram Candra Lugina

loading...

Berita Terkait

Komentar