#minyakgoreng#hargapangan

Minyak Goreng Murah di Pesisir Barat Diprioritaskan untuk Warga Pusat Kota

Minyak Goreng Murah di Pesisir Barat Diprioritaskan untuk Warga Pusat Kota
Salah satu pedagang di Pasar Waybatu, Kecamatan Pesisir Tengah, Neti. Lampost.co/Yon Fisoma


Krui (Lampost.co) -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat mengaku belum bisa menyebutkan berapa jatah minyak goreng murah yang akan didsalurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung. 

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Koperasi dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Pesisir Barat, Suparmi mengatakan, pihaknya baru bisa mengetahui dengan jelas hitungan tersebut paling cepat pada Senin, 17 Januari 2022, besok. 

"Informasi bantuan subsidi minyak goreng itu sudah kami dengar, tetapi Belum bisa kami jawab. Kami baru berangkat sore ini. Besok Senin kami mengikuti rapat di Pemprov Lampung," kata Suparmi, Minggu, 16 Januari 2022. 

Baca: Sejuta Liter Minyak Goreng Diguyur ke Lampung selama 6 Bulan

 

Suparmi menyebut, harga minyak goreng di Pesisir Barat  saat ini mencapai Rp20.500/liter. Dengan adanya subsidi tersebut, harga minyak diperkirakan bisa turun sampai Rp14 ribu/liter. 

"Jatah minyak goreng subsidi akan diprioritaskan untuk wilayah pusat kota dengan pertimbangan masyarakat lebih banyak dan lebih sulit mendapatkan minyak goreng murah," kata dia.  

Wilayah tersebut di antaranya Kecamatan Pesisir Tengah, tepatnya Pasar Krui.

"Kalau di wilayah pelosok, masyarakat masih bisa memproses buah kelapa menjadi minyak goreng karena mereka memiliki kebun yang luas," kata dia.

Sementara itu, salah satu pedagang di Pasar Waybatu, Kecamatan Pesisir Tengah, Neti mengatakan, minyak goreng kemasan dua liter ia banderol seharga Rp40 ribu.

"Pembeli sangat sepi," keluh dia. 

Sedangkan harga kebutuhan pokok lain seperti telur ayam yang biasanya Rp52ribu per satu karpet (Isi 30 butir) saat ini turun menjadi Rp46ribu, gula pasir biasanya Rp14ribu/Kg sekarang menjadi Rp12ribu/Kg. sedangkan beras naik jadi Rp11ribuKg dari biasanya dijual Rp10ribu/Kg. 

EDITOR

Sobih AW Adnan

loading...




Komentar


Berita Terkait